Pengujian Asas Kecermatan terhadap Sifat Final Putusan Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu: Studi Kasus Putusan PTUN Jakarta No. 285/G/2024/PTUN-JKT
DOI:
https://doi.org/10.38035/jim.v5i2.2007Keywords:
Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Peradilan Tata Usaha Negara, Asas Umum Pemerintahan Yang BaikAbstract
Penelitian berjudul “Pengujian Asas Kecermatan terhadap Sifat Final Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu: Studi Kasus Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 285/G/2024/PTUN-JKT” dilatarbelakangi oleh adanya ketegangan antara sifat final dan mengikat putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dengan prinsip pengawasan dalam hukum administrasi negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum sifat final dan mengikat putusan tersebut serta mengkaji pengujian asas kecermatan dan profesionalitas dalam praktik peradilan tata usaha negara. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, dengan objek utama berupa putusan pengadilan tata usaha negara terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat final dan mengikat putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tidak bersifat absolut, melainkan tetap dapat diuji melalui peradilan tata usaha negara apabila terdapat pelanggaran terhadap asas-asas umum pemerintahan yang baik, khususnya asas kecermatan dan profesionalitas. Pengadilan menemukan adanya ketidakcermatan dalam penilaian fakta dan ketidakprofesionalan dalam penerapan tanggung jawab kolektif, sehingga keputusan yang disengketakan dinyatakan cacat hukum. Kesimpulannya, diperlukan penguatan penerapan asas kecermatan dan profesionalitas serta harmonisasi antara kewenangan lembaga etik dan mekanisme pengawasan yudisial guna menjamin kepastian dan keadilan hukum.
References
Arifatuzzahrah, F., & Hasba, I. B. (2024). Kepastian hukum putusan dewan kehormatan penyelenggara pemilu terhadap pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu. JURNAL USM LAW REVIEW, 7(1), 70–83. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.7997
Dalimunthe, I. S., Frinaldi, A., & Roberia. (2024). Peranan AAUPB (Azas-Azas Umum Pemerintahan Yang Baik) Dalam Terwujudnya Good Governance. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(12), 687–696. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i12.1192
Dananjaya, A. A., & Hadi, S. (2025). Kekuatan Hukum Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu terhadap Penetapan Calon Presiden dan Wakil Presiden. Journal Evidence Of Law, 4(1), 260–265. https://doi.org/10.59066/jel.v4i1.1052
Fahrezi, M. A., Syamsir, & Agus. (2026). HILANGNYA FINALITAS ETIK: KAJIAN KRITIS TERHADAP EKSISTENSI DKPP PASCA PUTUSAN MK NOMOR 32/PUU-XIX/2021. Limbago: Journal of Constitutional Law, 6(1), 49–66.
Fendra, H., Putri, I. A., & Ariany, R. (2022). Analisis dampak putusan Mahkamah Konstitusi terhadap etika penyelenggara Pemilu. Journal of Social and Policy Issues, 2(3), 120–129. https://doi.org/10.58835/jspi.v2i3.8
Husain, M. S. (2026). KAJIAN YURIDIS PUTUSAN DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU (DKPP) TERHADAP PELANGGARAN KODE ETIK KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU). Lex Crimen, 14(4).
Ismail, & Hapsoro, F. L. (2021). Paradigma makna final dan mengikat putusan dewan kehormatan penyelenggara pemilu. Justitia et Pax, 37(2). https://doi.org/10.24002/jep.v37i2.4312
Madda, S. M., Firdaus, & Mirdedi. (2022). Problematika Pengawasan Tindak Lanjut Putusan Bawaslu dan DKPP dalam Penegakan Hukum Pemilu. Jurnal Konstitusi, 19(4), 909–932. https://doi.org/10.31078/jk1948
Mukarromah, I., & Diniyanto, A. (2023). Perbedaan Penafsiran Putusan Mahkamah Konstitusi oleh Lembaga Penyelenggara Pemilu. Manabia: Journal of Constitutional Law, 3(02), 221–242. https://doi.org/10.28918/manabia.v3i02.1414
Munawaroh, N. (2025, June 20). 17 Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik dan Penjelasannya. PT Justika Siar Publika. https://www.hukumonline.com/klinik/a/17-asas-asas-umum-pemerintahan-yang-baik-dan-penjelasannya-lt62d8f9bedcda1/
Ramadhan, M. N. (2022). Eksistensi gugatan tata usaha negara terhadap keputusan tindak lanjut putusan dewan kehormatan penyelenggara pemilihan umum. Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, 4(1), 84–99. https://doi.org/10.55108/jbk.v4i1.93
Rizal, K., & Sudarno. (2025). Pengaruh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Dalam Keberlangsungan Pelaksanaan Pemilu Yang Jujur dan Adil. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 6(1), 13. https://doi.org/10.53697/iso.v6i1.3200
Santoso, L. (2016). Problematika implementasi asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) dalam eksekusi putusan PTUN. Justicia Islamica, 13(1). https://doi.org/10.21154/justicia.v13i1.519
Sensu, L., Tatawu, G., Dewa, M. J., Haris, O. K., Sinapoy, M. S., & Putra, G. B. (2023). Analisis Sifat Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Ditinjau Dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 32/PUU-XIX/2021. Halu Oleo Legal Research, 5(3), 857–878.
Siboy, A., & Cahyandari, D. (2022a). The Relationship between DKPP and PTUN Decisions regarding Ethical Violation by General Election Administrators. Jurnal Konstitusi, 19(3), 623–642. https://doi.org/10.31078/jk1936
Sitompul, K. R. P., Siringoringo, P., & Panjaitan, E. ML. (2022). SIFAT PUTUSAN FINAL DAN MENGIKAT DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU. Jurnal Hukum To-Ra : Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat, 8(Special Issue), 78–86.
Surawijaya. (2023). MAKNA FINAL DAN MENGIKAT PUTUSAN DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU (DKPP) (Studi Putusan Nomor 317-Pke-DKPP/X/2019 Perihal pemberhentian tetap secara tidak hormat komisioner Komisi Pemilihan Umum). JURIDICA : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani, 4(2), 22–38. https://doi.org/10.46601/juridicaugr.v4i2.224
Tio, G. T. I. (2025). Konsep Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Sengketa Pemilu Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XX/2022. Jurnal Hukum Respublica, 25(1). https://doi.org/https://doi.org/10.31849/tpqwan03
Wibisena Caesario. (2025). Eksistensi dan Karakteristik Putusan Ultra Vires Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 31(3), 610–635. https://doi.org/10.20885/iustum.vol31.iss3.art6
Wijaya, S. A., & Hartati, W. (2025). Analisis Hukum Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum dalam Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Lombok Timur Tahun 2024. Referendum : Jurnal Hukum Perdata Dan Pidana, 2(2), 78–87. https://doi.org/10.62383/referendum.v2i2.732
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zeno Cardenas Soerachmat, Rafail Oseli Munthe, Jeanlly Andarson Partogi Simanjuntak, Arthur Fang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share— copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt— remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution— You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions— You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rightsmay limit how you use the material.

























