Gaya Komunikasi Kepemimpinan dalam Membangun Motivasi Kerja Pegawai di PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu

Authors

  • Azwir Chalik Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Didik Sugeng Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1358

Keywords:

Komunikasi kepemimpinan, motivasi kerja, PLN, model ALCoM–PLN, SDM

Abstract

Studi ini menyelidiki gaya komunikasi kepemimpinan di PLN UP3 Bengkulu dan bagaimana hal itu berdampak pada motivasi kerja karyawan dalam lingkungan kerja yang berisiko tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen internal sesuai dengan desain studi kasus kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa gaya komunikasi transformasional-partisipatif mempermudah koordinasi antarpersonel teknis, meningkatkan kepatuhan K3, dan meningkatkan semangat kerja. Namun, tekanan struktural dari manajemen atas dapat mendorong pemimpin untuk menggunakan gaya komunikasi yang lebih tegas dan satu arah. Ini akan mengurangi kesempatan untuk berbicara, berbagi, dan menghargai. Kejelasan instruksi, pengakuan, kepercayaan, dan komunikasi humanis adalah motivasi utama. Di sisi lain, hambatan termasuk beban administrasi yang tinggi, tekanan pelaporan hierarkis, dan kebutuhan operasi yang sangat mendesak pada waktu. Dalam penelitian ini, model ALCoM–PLN (Adaptive Leadership Communication Model – PLN Context) disarankan untuk digunakan sebagai siklus komunikasi kepemimpinan adaptif dalam organisasi utilitas berisiko tinggi. Siklus ini menggabungkan elemen kejelasan instruksi, koneksi humanis, dan respons strategis.

References

Men, L. R., & Yue, C. A. (2019). Creating a positive emotional culture: Effect of internal communication and leadership communication. Public Relations Review, 45(3), 1–14.

https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2019.04.002

Zhang, X., & Bartol, K. M. (2010). Linking empowering leadership and employee creativity. Academy of Management Journal, 53(1), 107–128.

https://doi.org/10.5465/amj.2010.48037118

Clampitt, P. G., & Downs, C. W. (2017). Employee perceptions of leader communication competence. Management Communication Quarterly, 31(3), 504–532. https://doi.org/10.1177/0893318917691352

Dinh, J. E., Lord, R. G., Gardner, W. L., Meuser, J. D., Liden, R. C., & Hu, J. (2014). Leadership theory: A review and future directions. The Leadership Quarterly, 25(1), 36–62. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2013.11.005

Walumbwa, F. O., Avolio, B. J., Gardner, W. L., Wernsing, T., & Peterson, S. (2008). Authentic leadership: Theory-building and validation. Journal of Management, 34(1), 89–126. https://doi.org/10.1177/0149206307308913

Shin, Y. (2014). Transformational leadership and safety compliance. Safety Science, 66, 129–138.

https://doi.org/10.1016/j.ssci.2014.02.003

Mullen, J., Kelloway, E. K., & Teed, M. (2017). Employer safety obligations and transformational leadership. Journal of Occupational Health Psychology, 22(4), 493–505. https://doi.org/10.1037/ocp0000045

Hassan, A., & Ahmed, F. (2011). Authentic leadership, trust and work engagement. International Journal of Business and Social Science, 2(9), 161–171.

https://doi.org/10.2139/ssrn.1890434

Parks, K. M., & Steelman, L. A. (2008). Organizational communication and burnout in high-risk occupations. Journal of Applied Communication Research, 36(2), 127–151.

https://doi.org/10.1080/00909880801923827

Tuckey, M. R., Bakker, A. B., & Dollard, M. F. (2012). Empowering leaders and psychological safety. European Journal of Work and Organizational Psychology, 21(4), 501–529. https://doi.org/10.1080/1359432X.2011.603908

Downloads

Published

2026-02-13

How to Cite

Chalik, A., & Widiarto, D. S. (2026). Gaya Komunikasi Kepemimpinan dalam Membangun Motivasi Kerja Pegawai di PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(6), 4063–4070. https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1358