Metode Pelatihan Tari Soreng Kridho Wargo Budhoyo Desa Lemahireng Kabupaten Semarang

Authors

  • Resti Mareska Putri Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia
  • Restu Lanjari Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i3.1221

Keywords:

Metode Pelatihan, Tari Soreng, Tutor Sebaya, Demonstrasi, Scaffolding, Teori Sosialkonstruktivisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pelatihan Tari Soreng di Paguyuban Soreng Kridho Wargo Budhoyo yang terletak di Desa Lemahireng. Berdasarkan teori sosialkonstruktivisme Vygotsky, pembelajaran efektif terjadi melalui interaksi sosial dalam Zone of Proximal Development (ZPD). Dalam praktiknya, pelatihan Tari Soreng di paguyuban ini menerapkan empat metode utama, yaitu metode tutor sebaya, demonstrasi dan imitasi, refleksi, serta scaffolding. Keempat metode tersebut mendukung proses belajar yang komunikatif, bertahap, dan sesuai kemampuan penari, sehingga membantu penari memahami gerakan secara mendalam, meningkatkan keterampilan motorik, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode-metode tersebut efektif untuk meningkatkan kualitas latihan dan penguasaan Tari Soreng di kalangan anggota paguyuban.

References

Balai pustaka. (2007). Babad Tanah Jawi (A. Meinsma (ed.); cetakan ke). Balai pustaka.

Dewi, E. M. U., Kusumastuti, E., & Lanjari, R. (2018). Pembarong Wanita dalam Kelompok Barongan

Samin Edan. Jurnal Seni Tari, 7(2), 43–52.

Harian Merapi. (2023). Mengenal Bentuk Penyajian Tari Soreng Magelang: Ada gerakan murni.

https://www.harianmerapi.com/news/4014569543

Hartono, H., & Lanjari, R. (2023). Arts and Design Studies Kuda Lumping Dance As Learning Media

To Fulfill Aesthetical And Expression Development Of Young Kuda Lumping Dance As Learning

Media To Fulfill Aesthetical And Expression. January 2018.

Jati, N. K., & Apriani, W. L. (2023). Metode Pelatihan Tari pada Anak Usia Dini dengan Aplikasi

Pedagogis di Lingkungan Sanggar Tari Kelurahan Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa

Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Seni, 4(2), 141–156. https://doi.org/10.24821/jps.v4i2.11171

Kawulich, B. B. (2005). Participant observation as a data collection method. Forum Qualitative

Sozialforschung, 6(2).

Khairunnisa, A., & Lanjari, R. (2016). Persepsi masyarakat terhadap tari soreng di desa lemahireng

bawen kabupaten semarang. 5(1), 1–6.

Kurniawan Deddy. (2018). UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta Sigrak ing Prajurit Sigrak ing Prajurit

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta.

Laili, M. (2023). Metode Pembelajaran Tutor Sebaya Dan Diskusi Kelompok Sebagai Penguat

Penanaman Nilai Karakter Di Sanggar Tari Murwita. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 1(3).

Lanjari, R. (2017). Political Practice and Its Implication on Folk Art Marginalization (Case Study of

Wayang Orang/ Human Puppet Ngesti Pandhowo). Harmonia: Journal of Arts Research and

Education, 16(2), 163. https://doi.org/10.15294/harmonia.v16i2.8126

Marlina, L., & Rahayu, Y. M. (2025). Penerapan Metode Scaffolding Pada Zone Of Proximal

Development (ZPD) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X-1 SMAN 6 Kota

Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, Dan Politik, 8(1).

https://doi.org/https://doi.org/10.47080/propatria.v8i1.3786

Muchammad, A. (2024). Metode Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Tari Di Sanggar Seni Juanda Budi

Bahari Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 13(1).

https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jps.v13n1.p244%20-%20253

Murniyati, A., Sarjiwo, S., & Probosini, A. R. (2023). Metode Demonstrasi dan Imitasi pada Tari

Golèk Ayun-Ayun di Perkumpulan Tari Krida Beksa Wirama Yogyakarta. IDEA : Jurnal Ilmiah

Seni Pertunjukan, 7(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24821/idea.v17i1.9021

Mustofa, H., Jazeri, M., Mu’awanah, E., Setyowati, E., & Wijayanto5, A. (2021). Strategi

Pembelajaran Scaffolding Dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal An-Nur, 1(1).

Pebrianti, S. I., Arsih, U., Lanjari, R., & Aesijah, S. (2023). Pelatihan Rias dan Busana Tari Bagi

Siswa Sanggar Jelantik Sasongko Dalam Mewujudkan Kemandirian Berkarya Seni. 4(1), 52–58.

Pratiwi, E. S., & Sriyanti, S. (2022). Penerapan Metode Eksperimen Dalam Pengembangan Aspek

Kognitif Anak Usia Dini. Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 98–107.

https://doi.org/10.46773/al-athfal.v2i2.404

Putri, N. I., Kasmahidayat, Y., & Kurniati, F. (2024). Metode Pelatihan Tari Senggot Bagi Siswa

Jepang. Irama: Jurnal Seni, Desain Dan Pembelajarannya, 6(1), 33–43.

https://doi.org/10.17509/irama.v6i1.82705

Rini, V. S., & Setyowati, R. N. (2019). Upaya Paguyuban Sanggar Tari Kembang Sore Dalam

Menumbuhkan Sikap Nasionalisme Anggotanya Di Desa Suwaru Kecamatan Bandung

Kabupaten …. Kajian Moral Dan ….

Soedarsono, R. M. (2002). Seni Pertunjukan Indonesia.

| P a g e

https://greenpub.org/JIM Vol. 3, No. 2, Juli 2024

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Socielty: The Development of Higher Psychological Processes (E.

Cole,M.; John-Steiner, V.; Scribner, S.; Souberman (ed.)). Harvard University Press.

Wulan, R. N. S., & Lesa, P. (2025). Metode pelatihan tari midat-midut di sanggar tari juju kota

semarang. 14(1), 78–90.

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Putri, R. M., & Lanjari, R. (2025). Metode Pelatihan Tari Soreng Kridho Wargo Budhoyo Desa Lemahireng Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(3), 1851–1860. https://doi.org/10.38035/jim.v4i3.1221