Bentuk Pertunjukan Ebeg Mekar Kencana Budaya di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap

Authors

  • Nigita Afriliana Putri Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia
  • Restu Lanjari Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i3.1211

Keywords:

Bentuk Pertunjukan, Ebeg Mekar Kencana Budaya, Kesenian

Abstract

Ebeg merupakan kesenian tradisional yang menggunakan properti kuda kepang. Grup ebeg Mekar Kencana Budaya menjadi salah satu Grup ebeg yang aktif dalam melestarikan kesenian ebeg. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Bentuk Pertunjukan Ebeg Mekar Kencana Budaya di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Pertunjukan ebeg Mekar Kencana Budaya dibagi menjadi tiga babak, yaitu babak pembuka, babak inti, dan babak penutup dan unsur-unsur dalam pertunjukan yang meliputi tema, gerak, penari/pelaku pertunjukan, busana, rias, iringan, panggung, properti, dan pencahayaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui teknik observasi langsung, wawancara dengan narasumber, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Pertunjukan ebeg Mekar Kencana Budaya dibagi menjadi 3 babak, babak pertama budal prajuritan 1, babak ke dua budal prajuritan 2, babak ketiga budal prajuritan 3 dan terjadi mendem masal. Iringan musik menggunakan kendang, demung, saron, slompret, gong, drum, campur, dan keyboard. Kesimpulanya, pertunjukan ebeg Mekar Kencana Budaya masih mempertahankan bentuk tradisi, tetapi juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

References

Arisyanto, P., Untari, M. F. A., & Sundari, R. S. (2019). Struktur Pertunjukan dan Interaksi Simbolik Barongan Kusumojoyo di Demak. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 3(2), 111. https://doi.org/10.24114/gondang.v3i2.13921

Bejoraq, D. T. (n.d.). Drama Tari Bejoraq by Hary Murcahyanto.

Dewi, E. M. U., Kusumastuti, E., & Lanjari, R. (2018). Pembarong Wanita dalam Kelompok Barongan Samin Edan. Jurnal Seni Tari, 7(2), 43–52.

Firdaus, H. I. (2022). Ebeg Surya Kenanga Dalam Acara Sunatan Di Desa Makroman Kecamatan Sambutan Kotamadya Samarinda. Digilib.Isi.Ac.Id. http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/11983%0Ahttp://digilib.isi.ac.id/11983/2/Helmi Ilmawan FirdauS_2022_BAB I.pdf

Hartono, & Lanjari, R. (2018). Kuda Lumping Dance As Learning Media To Fulfill Aesthetical And Expression Development Of Young Children. Arts and Design Studies, 69, 55–65.

Hidayani, N. I., & Lanjari, R. (2019). Analisis Gaya Slangit Tari Topeng Tumenggung di Desa Slangit Cirebon. Jurnal Seni Tari, 8(1), 21–30. https://doi.org/10.15294/jst.v8i1.30749

Irmawati. (2020). Makna dan Simbol Kesenian Sintren Sebagai Media Dakwah Islam Irmawati Sekolah Tinggi Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu. 2(1), 38–56.

Istiqomah, A., & Lanjari, R. (2017). Bentuk Pertunjukan Jaran Kepang Papat di Dusun Mantran Wetan Desa Girirejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Seni Tari, 6(1), 1–13.

Jazuli. (2008). Pendidikan Seni Budaya Suplemen Pembelajaran Seni Tari.

Jazuli. (2014). sosiologi seni (2nd ed.). graha ilmu.

Juniati, N. E., & Arsih, U. (2021). Bentuk dan Fungsi Pertunjukan Ebeg Turangga Edan di Kelurahan Tegalreja Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Jurnal Pendidikan Tari, 2(01), 1–15.

Krisnawati, E., Sunarni, N., Indrayani, L. M., Sofyan, A. N., & Nur, T. (2019). Identity Exhibition in Batik Motifs of Ebeg and Pataruman. SAGE Open, 9(2). https://doi.org/10.1177/2158244019846686

Lanjari, R., & Andriana, L. (2023). Analysis of Topeng Jaya Perbangsa’s Performance in Cirebon Regency. Jurnal Seni Tari, 12(1), 105–114. https://doi.org/10.15294/jst.v12i1.68552

Maryono. (2015). Analisis Tari (cetakan ke). ISI Press Surakarta.

Mawardi, K. (2023). International Journal of Research in Education Humanities and Commerce THE MEANING OF JANTURANEBEG GAGRAK PENGINYONGAN International Journal of Research in Education Humanities and Commerce. 04(01), 1–10.

Nuraeni, L., Mariah, Y. S., & Sunaryo, A. (2022). Pertunjukan Kesenian Ebeg. Ringkang, 2(1), 121–131.

Pebrianti, S. I., Arsih, U., Lanjari, R., & Aesijah, S. (2023). Pelatihan Rias dan Busana Tari Bagi Siswa Sanggar Jelantik Sasongko Dalam Mewujudkan Kemandirian Berkarya Seni. 4(1), 52–58.

Ratnaningtyas, E. marendah, Ramli, & Syafruddin. (2023). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF ( nanda saputra (ed.)). yayan penerbit muhammad zaini. https://www.researchgate.net/profile/Penerbit-Zaini/publication/370561417_Metodologi_Penelitian_Kualitatif/links/64560bf65762c95ac3775e96/Metodologi-Penelitian-Kualitatif.pdf

Sari, P. W. (2019). Eksistensi Kesenian Ebeg Gatra Kirana di Desa Kalicupak Kidul Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Skripsi, Universitas Negeri Semarang. http://lib.unnes.ac.id/35236/

Soedarsono. (2002a). Pengantar Apresiasi Seni. gajah mada uviversity pers.

Soedarsono. (2002b). seni pertunjukan indonesia di era globalisasi (ke 3). ugm press.

Sukari, & Yustina. (2021). bentuk penyajian dan perkembangan kesenian ebeg banyumas, jawa tengah (Rustam & Septama (eds.); pertama). kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Supanto, R., & Paranti, L. (2024). Bentuk Dan Fungsi Pertunjukan Tari Sluku-Sluku Bathok Paguyuban Turonggo Seto Kabupaten Purworejo. Gesture: Jurnal Seni Tari, 13(1), 114. https://doi.org/10.24114/gjst.v13i1.56670

Wicaksono, B. (2015). Peran Gending eling-eling dalam Pertunjukan Ebeg Taruna Niti Sukma di Grumbul Larangan, Desa Kembaran, Banyumas. SKRIPSI, Institut Seni Indonesia Surakarta.

winarsih, sri. (2008). mengenal kesenian nasional 12, kuda lumping (Y. Winarti (ed.)). alprin.

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Putri, N. A., & Lanjari, R. (2025). Bentuk Pertunjukan Ebeg Mekar Kencana Budaya di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(3), 1839–1850. https://doi.org/10.38035/jim.v4i3.1211