Studi Tekno Ekonomi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Badi, Provinsi Sulawesi Selatan

Authors

  • Jerry Kurniawan Institut Teknologi PLN, Jakarta, Indonesia
  • Syamsir Abduh Institut Teknologi PLN, Jakarta, Indonesia
  • Marwan Rosyadi Institut Teknologi PLN, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v5i2.2005

Keywords:

Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Sistem Hibrid, Net Present Cost(NPV), LCOE, Emisi Gas Buang

Abstract

PLN berkomitmen meningkatkan bauran energi terbarukan dan mencapai Net Zero Emissions pada tahun 2060, sebagaimana tertuang dalam RUPTL 2025-2034. Langkah konkretnya adalah pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau sistem hibrida, seperti yang direncanakan di Pulau Badi, Sulawesi Selatan. Studi menggunakan perangkat lunak HOMER Pro mensimulasikan sistem hibrida PLTD-PLTS-Baterai untuk mencari konfigurasi yang optimal dengan Net Present Cost (NPC) dan Levelized Cost of Energy (LCOE) terendah, serta mengurangi emisi. Hasil simulasi menunjukkan Skenario 2 sebagai yang optimal, yaitu operasi hibrida dua generator diesel (PLTD 1 dan PLTD 2) dengan PLTS dan sistem baterai. Konfigurasi ini signifikan menurunkan NPC dari Rp 41,1 Miliar menjadi Rp 37,6 Miliar dan LCOE turun 8% menjadi Rp 5.264,74/kWh. Emisi CO2 juga berkurang dari 454.782 kg/tahun menjadi 334.751 kg/tahun. Analisis sensitivitas menekankan bahwa kenaikan harga bahan bakar akan meningkatkan LCOE, menunjukkan dampak volatilitas harga bahan bakar.

References

Alanazi, A., & Alanazi, M. (2023). Multicriteria Decision-Making for Evaluating Solar Energy Source of Saudi Arabia. Sustainability, 15(13), 10228. https://doi.org/10.3390/su151310228

Arsikaputra, I. P., Giriantari, I. A. D., & Ariastina, W. G. (2020). Studi Unjuk Kerja Smart Microgrid Sistem Hibrid di Jurusan Teknik Elektro Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, 19(1), 89. https://doi.org/10.24843/MITE.2020.v19i01.P13

Azizah, A. N., & Purbawanto, S. (2021). Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PV dan Mikrohidro) Terhubung Grid (Studi Kasus Desa Merden, Kecamatan Padureso, Kebumen). Jurnal Listrik, Instrumentasi dan Elektronika Terapan (JuLIET), 2(1). https://doi.org/10.22146/juliet.v2i1.64365

Otong, M., Alimuddin, A., & Mas’ud, I. (2017). Optimasi Kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida Menggunakan Homer Di Pulau Tunda. Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer, 6(1), 1. https://doi.org/10.36055/setrum.v6i1.1850

RUPTL PLN 2025-2034 (188.K/HK.03/MEM.L/2025; RUPTL 2025-2034). (2025). Ministry of Energy and Mineral Resources.

Salasa, Y., Rumbayan, M., & Silimang, S. (2017). Studi Elektrifikasi Daerah Terluar Khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud. 6(2).

Sianturi, Y. (2021). Pengukuran dan Analisa Data Radiasi Matahari di Stasiun Klimatologi Muaro Jambi. Megasains, 12(1), 40–47. https://doi.org/10.46824/megasains.v12i1.45

Sigalingging, E. D., Muda, I., & Herubawa, D. A. (n.d.). Application of The Simple Additive Weighting Method in The Performance Assessment of Energy Companies Based On ROA and DAR. . . Vol., (22).

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Kurniawan, J., Abduh, S., & Rosyadi, M. (2026). Studi Tekno Ekonomi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Badi, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(2), 1221–1233. https://doi.org/10.38035/jim.v5i2.2005