Sirkulus pada Wacana Humor Acara Waktu Indonesia Bercanda: Kajian Pragmastilistika
DOI:
https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1725Keywords:
Pragmastilistika, Sirkulus, Ambiguitas Gramatikal, Ilokusi Asertif, Humor TelevisiAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran paradigma humor televisi di Indonesia dari komedi slapstick menuju humor verbal berbasis kecerdasan linguistik, sebagaimana direpresentasikan oleh acara Waktu Indonesia Bercanda (WIB). Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi mekanisme pembentukan humor dalam segmen Teka-Teki Sulit (TTS) melalui pendekatan pragmastilistika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) terhadap sumber data berupa tayangan WIB tahun 2017. Analisis dilakukan secara komplementer menggunakan metode agih untuk struktur kebahasaan dan metode pragmatik fungsional untuk struktur wacana. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, inkongruitas humor didominasi oleh ambiguitas gramatikal (58,3%), di mana penutur memanipulasi struktur sintaksis dan pergeseran fungsi kata, bukan sekadar plesetan fonetik. Kedua, penutur mendominasi interaksi menggunakan tindak ilokusi asertif (60%) yang berfungsi sebagai aggressive rationality atau alat untuk memaksakan logika absurd agar diterima sebagai kebenaran. Ketiga, ditemukan struktur pertuturan khas yang disebut Sirkulus, yang bergerak sistematis melalui fase inisiasi, distraksi, inkongruitas, rasionalisasi, hingga resolusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa humor Cak Lontong bukanlah spontanitas, melainkan hasil rekayasa pragmatik berupa kesalahpahaman yang terencana (planned misunderstanding) untuk menunda kepuasan kognitif penonton hingga tercapai klimaks tawa melalui pembenaran logika yang menyimpang.
References
Adhitama, R. (2020). Kejenuhan Penonton Kelas Menengah terhadap Tayangan Humor Televisi. Jurnal Studi Media dan Budaya, 4(2), 112-125.
Anggito, A., & Setiawan, J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.
Anggraini, S. (2023). Pragmastilistika: Sebuah Pendekatan Alternatif dalam Mengkaji Humor Televisi. Litera: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 22(1), 45-58.
Bachri, B. S. (2022). Menjamin Keabsahan Data Melalui Triangulasi dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 18-30.
Dewi, R., & Santoso, B. (2025). Analisis Permukaan pada Humor Cak Lontong: Sebuah Kritik Teoretis. Jurnal Linguistik Indonesia, 43(1), 22-35.
Fauzi, I. (2024). Narasi Post-Truth dan Eskapisme dalam Humor Kontemporer. Jurnal Sosiologi Humaniora, 15(2), 88-101.
Firmansyah, D. (2021). Fenomena Oblique dalam Wacana Lisan: Studi Kasus Komedi Indonesia. Kandai, 17(2), 201-215.
Gunawan, I. (2025). Kesenjangan Sosiologis: Antara Pasokan Humor Murah dan Permintaan Intelektual. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 27(1), 10-24.
Handayani, T. (2022). Keterbatasan Kajian Stilistika pada Karya Sastra Tulis: Menuju Stilistika Lisan. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 10(1), 55-67.
Hidayat, T. (2020). Kompetensi Pragmatik dalam Produksi Wacana Humor Cerdas. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 9(2), 134-148.
Iskandar, J. (2021). Dikotomi Pragmatik dan Stilistika dalam Penelitian Humor di Indonesia. Linguistik Indonesia, 39(2), 155-168.
Kurniawan, D. (2023). Persaingan Industri Televisi: Humor Cerdas Versus Sinetron. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(1), 77-90.
Kurniawan, D. (2025). Asosiasi Bebas dalam Humor Meme di Media Sosial. Jurnal Cyberculture, 5(1), 12-25.
Kusuma, I. (2023). Humor sebagai Artefak Budaya dan Cermin Intelektualitas Masyarakat. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 30-45.
Kusumawardani, P. (2022). Tindak Tutur Berkelindan sebagai Strategi Diskursif Humor. Jurnal Kata, 6(2), 101-115.
Lestari, S. (2024). Indikator Penguasaan Struktur Bahasa dan Logika dalam Humor Verbal. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(1), 1-14.
Mahendra, B. (2024). Kebangkitan Stand Up Comedy dan Kembalinya Kekuatan Narasi. Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia, 8(1), 45-60.
Mahsun. (2020). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya (Edisi Revisi). Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyadi, A. (2024). Kritik terhadap Dominasi Analisis Kesantunan dalam Kajian Humor Pragmatik. Jurnal Bahas, 35(1), 66-79.
Nugraha, F. (2020). Pelanggaran Maksim Kualitas sebagai Kritik Sosial dalam Stand Up Comedy. Metalingua, 18(1), 25-38.
Nugraha, F. (2025). Analisis Kebahasaan Mendalam untuk Tujuan Estetika dan Sosial. Jurnal Humaniora, 37(1), 88-102.
Nugroho, A. (2024). Sirkulus: Konseptualisasi Baru dalam Struktur Wacana Humor. Jurnal Wacana, 26(1), 50-65.
Permana, Y. (2021). Adaptasi Komedian Cerdas dalam Format Game Show Televisi. Jurnal Rekam, 17(2), 110-123.
Pratama, R. (2022). Humor sebagai Kebutuhan Primer untuk Kesehatan Mental: Tinjauan Sosiolinguistik. Jurnal Psikologi Sosial, 20(2), 145-158.
Putra, R. (2023). Melampaui Teori Bisosiasi: Mencari Mekanisme Linguistik Inkongruitas. Jurnal Filsafat dan Budaya, 9(1), 33-47.
Rachman, F. (2024). Urgensi Model Analisis Komprehensif Bahasa dan Konteks. Jurnal Penelitian Humaniora, 29(1), 12-25.
Rahardi, K. (2023). Pragmatik Fungsional: Teori dan Analisis. Yogyakarta: Amara Books.
Rahmawati, E. (2021). Fluktuasi Kualitas Program Humor di Televisi Indonesia (2016-2021). Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 200-215.
Rijali, A. (2021). Analisis Data Kualitatif: Prosedur dan Teknik. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81-95.
Santoso, B. (2021). Homo Ludens dan Fitrah Manusia dalam Interaksi Modern. Bandung: Pustaka Setia.
Santoso, B. (2023). Tuntutan Kompetensi Komunikatif dalam Humor Verbal Modern. Jurnal Bahasa dan Seni, 51(2), 120-135.
Saputra, D. (2023). Pergeseran Paradigma Komedi Indonesia: Dari Verbal ke Slapstick. Jurnal Panggung, 33(1), 55-68.
Sari, M., & Hartono, B. (2022). Interaksi Spontan dan Kecerdasan Linguistik dalam Acara Televisi. Jurnal Tuturan, 11(1), 20-35.
Setiawan, H. (2022). Humor sebagai Jembatan Komunikasi dan Pelentur Norma Sosial. Jurnal Interaksi Sosial, 14(2), 89-102.
Siregar, M. (2020). Kesenjangan Integrasi Analisis Stilistika dan Pragmatik. Jurnal Sasindo, 9(1), 40-52.
Sudaryanto. (2021). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Utami, L., & Fauzi, A. (2022). Eksploitasi Stigma Fisik dan Sarkasme dalam Tayangan Pesbuker. Jurnal Komunikasi Global, 11(2), 178-192.
Wardani, K., & Putra, R. (2022). Tindak Tutur Ekspresif dalam Sitkom Tetangga Masa Gitu. Jurnal Gramatika, 8(2), 112-125.
Wibowo, A. (2021). Humor di Era Informasi Digital: Antara Stres dan Hiburan. Jurnal Masyarakat Telematika, 12(1), 55-68.
Wijaya, A., & Putri, D. (2023). Manifestasi Kecerdasan Linguistik dan Kematangan Psikologis dalam Humor. Jurnal Psikolinguistik Indonesia, 6(1), 15-29.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ramadhan Adiwibowo, Suhartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share— copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt— remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution— You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions— You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rightsmay limit how you use the material.

























