Gambaran Pengetahuan Mahasiswa Tingkat Akhir Poltekkes Kemenkes Gorontalo tentang Rapid Health Assessment saat Bencana

Authors

  • Muhammad Fahreza Labdul Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Zuhriana K.Yusuf Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Edwina R. Monayo Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Muhamad Nur Syukriani Yusuf Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Vivien Novarina A. Kasim Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1711

Keywords:

Rapid Health Assessment, Pengetahuan Mahasiswa, Kesiapsiagaan Bencana

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat akhir Poltekkes Kemenkes Gorontalo mengenai Rapid Health Assessment RHA saat bencana. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengukuran pada satu waktu. Populasi berjumlah 408 mahasiswa tingkat akhir dari seluruh jurusan. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling melalui simple random sampling. Perhitungan Slovin dengan margin error 10 persen menghasilkan target minimal 81 responden, sedangkan data yang terkumpul dan dianalisis berjumlah 94 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner 10 butir mengacu pada Nurbaya 2020 dengan skala Guttman skor 1 untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban salah, kemudian dikonversi menjadi persentase dan dikategorikan baik 76 sampai 100 persen cukup 56 sampai 75 persen dan kurang 0 sampai 55 persen. Analisis data dilakukan secara univariat deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebesar 77,7 persen, kategori cukup 20,2 persen, dan kategori kurang 2,1 persen. Lebih dari separuh responden menyatakan belum pernah mengetahui istilah RHA sebesar 54,3 persen, sementara sumber informasi yang paling banyak diakses berasal dari media daring. Perbandingan antarjurusan memperlihatkan variasi, dengan proporsi kategori baik tertinggi pada Gizi dan Dietetika serta Farmasi, sedangkan Sanitasi Lingkungan menunjukkan distribusi yang lebih beragam dan menjadi satu satunya jurusan dengan kategori kurang. Kesimpulan penelitian menunjukkan pengetahuan mahasiswa tentang RHA tergolong baik meskipun pengenalan terminologi belum merata, sehingga diperlukan penguatan pembelajaran kebencanaan melalui integrasi kurikulum, pelatihan berbasis simulasi, serta pengembangan modul digital agar kesiapan mahasiswa tidak hanya bersifat kognitif tetapi juga aplikatif.

References

Ali, M. S. S., Arsyad, M., Kamaluddin, A., Busthanul, N., & Dirpan, A. (2019). Community based disaster management: Indonesian experience. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 235, 012012. https://doi.org/10.1088/1755-1315/235/1/012012

Ashraf, M., Shahzad, S., Sequeria, P., Bashir, A., & Azmat, S. K. (2024). Understanding Challenges Women Face in Flood-Affected Areas to Access Sexual and Reproductive Health Services: A Rapid Assessment from a Disaster-Torn Pakistan. BioMed Research International, 2024, 1–13. https://doi.org/10.1155/2024/1113634

BNPB. (2022). Buku Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2021. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Bray, F., Laversanne, M., Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Soerjomataram, I., & Jemal, A. (2024). Global cancer statistics 2022: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 74(3), 229–263. https://doi.org/10.3322/caac.21834

Hayati, H., Wirda, W., & Mauvizar, E. (2024). Pengaruh Media Sosial dalam Peningkatan Kesiapsiagaan dan Respon Bencana pada Mahasiswa. J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial), 11(1), 41–53. https://doi.org/10.18860/jpips.v11i1.31319

Liu, S. (2024). The Impact of Social Media on Communication and Popularity in the Fashion Industry. Lecture Notes in Education Psychology and Public Media, 41(1), 84–93. https://doi.org/10.54254/2753-7048/41/20240755

Madusila, R. S., Manyoe, I. N., & Male, C. C. (2021). Analisis Parameter Gempabumi Dengan Struktur Geologi Di Daerah Asparaga, Gorontalo. Jambura Geoscience Review, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.34312/jgeosrev.v3i1.8462

Manurung, A., Sutisna, S., Kurniadi, A., Widodo, P., & Kusuma, K. (2024). Strategi Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah: Kajian Literatur. Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(2), 125–144. https://doi.org/10.53682/mk.v5i2.9590

Martono, M., Satino, S., Nursalam, N., Efendi, F., & Bushy, A. (2019). Indonesian nurses’ perception of disaster management preparedness. Chinese Journal of Traumatology, 22(1), 41–46. https://doi.org/10.1016/j.cjtee.2018.09.002

Nicholls, K., Picou, J. S., Curtis, J., & Lowman, J. A. (2015). The Utility of Community Health Workers in Disaster Preparedness, Recovery, and Resiliency. Journal of Applied Social Science, 9(2), 191–202. https://doi.org/10.1177/1936724415587046

Otoluwa, B. A. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Rapid Health Assessment di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo [Universitas Negeri Gorontalo]. https://eskripsi.perpustakaan.ung.ac.id/app/project/bacf370a3499fd5d7753a0a3068ed07c6b4d2733

Sofyana, H., Ibrahim, K., Afriandi, I., & Herawati, E. (2024). The implementation of disaster preparedness training integration model based on Public Health Nursing (ILATGANA-PHN) to increase community capacity in natural disaster-prone areas. BMC Nursing, 23(1), 105. https://doi.org/10.1186/s12912-024-01755-w

Widhiastu, A., & Setyawati, T. (2022). Peran Vaksinasi Covid-19 untuk Pembentukan Herd Immunity The Role of The Covid-19 Vaccination for Establishment of Herd Immunity. Jurnal Medical Profession (MedPro), 4(2), 191–200.

Downloads

Published

2026-03-03

How to Cite

Labdul, M. F., Zuhriana K.Yusuf, Edwina R. Monayo, Muhamad Nur Syukriani Yusuf, & Vivien Novarina A. Kasim. (2026). Gambaran Pengetahuan Mahasiswa Tingkat Akhir Poltekkes Kemenkes Gorontalo tentang Rapid Health Assessment saat Bencana. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(6), 4558–4568. https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1711