Feminisme Islam Moderat di Indonesia: Analisis Pemikiran dan Gerakan Fahmina Institute

Authors

  • Dadan Saputra Program Pasca Sarjana StrataTiga UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Muhtar Solihin Program Pasca Sarjana StrataTiga UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Munir Program Pasca Sarjana StrataTiga UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1697

Keywords:

Feminisme Islam, Kesetaraan Gender, Fahmina Institute, Islam Indonesia, Pesantren

Abstract

Artikel ini membahas feminisme Islam moderat di Indonesia melalui analisis pemikiran dan gerakan Fahmina Institute. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Fahmina Institute memaknai feminisme Islam, pendekatan epistemik yang digunakan dalam reinterpretasi teks keagamaan, serta strategi gerakan yang dikembangkan dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka terhadap dokumen, tulisan, dan publikasi yang relevan, baik dari Fahmina Institute maupun literatur feminisme Islam. Analisis dilakukan melalui pendekatan analisis pemikiran dan analisis wacana untuk mengkaji hubungan antara pemikiran teologis dan praktik sosial yang dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fahmina Institute mengembangkan feminisme Islam moderat yang berlandaskan prinsip tauhid, keadilan, dan kemanusiaan, serta berorientasi pada transformasi sosial yang dialogis dan non-konfrontatif. Feminisme Islam diposisikan sebagai kerangka etis internal Islam, bukan sebagai ideologi eksternal yang bertentangan dengan ajaran agama. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara tradisi keilmuan pesantren, reinterpretasi kontekstual teks keagamaan, dan praktik advokasi sosial menjadi ciri utama gerakan Fahmina Institute. Artikel ini menyimpulkan bahwa Fahmina Institute berkontribusi signifikan dalam penguatan diskursus feminisme Islam kontekstual di Indonesia, baik pada level teologis, epistemik, maupun sosial, serta menunjukkan potensi organisasi berbasis pesantren sebagai agen perubahan dalam memperjuangkan kesetaraan gender.

References

Abdullah, I. (2017). Dari domestik ke publik: Perempuan dalam dinamika budaya Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Abou-Bakr, O. (2015). Teaching the words of the Qur’an: Feminist readings of the sacred text. Journal of Feminist Studies in Religion, 31(2), 5–22.

Badran, M. (2009). Feminism in Islam: Secular and religious convergences. Oxford: Oneworld Publications.

Badran, M. (2017). Islamic feminism: What’s in a name? Al-Raida, 34(1), 3–10.

Barlas, A. (2002). “Believing women” in Islam: Unreading patriarchal interpretations of the Qur’an. Austin: University of Texas Press.

Barlas, A. (2019). Qur’an, patriarchy, and feminist epistemology. Journal of Feminist Studies in Religion, 35(1), 21–38.

Engineer, A. A. (2008). The rights of women in Islam. New Delhi: Sterling Publishers.

Esposito, J. L., & Haddad, Y. Y. (1998). Islam, gender, and social change. New York: Oxford University Press.

Fahmina Institute. (2023). Profil, visi, dan program Fahmina Institute. Cirebon: Fahmina Institute.

Hassan, R. (1994). Feminism in Islam. In Y. Y. Haddad & J. L. Esposito (Eds.), Islam, gender, and social change (pp. 67–80). New York: Oxford University Press.

Hassan, R. (2000). An Islamic perspective on violence against women. In R. J. Cook (Ed.), Human rights of women: National and international perspectives (pp. 363–380). Philadelphia: University of Pennsylvania Press.

Hidayatullah, A. A. (2014). Feminist edges of the Qur’an. Oxford Islamic Studies Online, 1–18.

Kodir, F. A. (2019). Qira’ah mubadalah: Tafsir progresif untuk keadilan gender dalam Islam. Yogyakarta: IRCiSoD.

Kodir, F. A. (2021). Ulama perempuan dan tafsir keadilan gender di Indonesia. Musãwa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 20(1), 1–15.

Kholifah, D. R. (2020). Ulama perempuan dan gerakan keadilan gender di Indonesia. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 15(2), 157–176.

Mernissi, F. (1991). The veil and the male elite: A feminist interpretation of women’s rights in Islam. Reading, MA: Addison-Wesley.

Mir-Hosseini, Z. (2011). Justice, equality and Muslim family laws. Critical Inquiry, 37(3), 637–660.

Mir-Hosseini, Z. (2016). Islamic feminism: A new global paradigm. OpenDemocracy, 1–15.

Mulia, S. M. (2010). Muslimah reformis: Perempuan pembaru keagamaan. Bandung: Mizan.

Mulia, S. M. (2019). Islam, perempuan, dan keadilan gender di Indonesia. Jurnal Perempuan, 24(2), 15–28.

Rinaldo, R. (2013). Mobilizing piety: Islam and feminism in Indonesia. Oxford: Oxford University Press.

Saeed, A. (2006). Interpreting the Qur’an: Towards a contemporary approach. London: Routledge.

Syamsiyatun, S. (2017). Women’s movements and Muslim feminism in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 7(2), 245–272.

Tong, R. (2009). Feminist thought: A comprehensive introduction. Boulder: Westview Press.

Wadud, A. (1999). Qur’an and woman: Rereading the sacred text from a woman’s perspective. New York: Oxford University Press.

Wadud, A. (2006). Inside the gender jihad: Women’s reform in Islam. Oxford: Oneworld Publications.

Zuhri, S. (2018). Pesantren, ulama perempuan, dan transformasi wacana Islam. Al-Jami’ah, 56(2), 345–370.

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Saputra, D., Solihin, M., & Munir. (2026). Feminisme Islam Moderat di Indonesia: Analisis Pemikiran dan Gerakan Fahmina Institute. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(6), 4263–4272. https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1697