Partisipasi Masyarakat dalam Mitigasi Bencana pada Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja

Authors

  • Stevani Sitilan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Hasniati Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1694

Keywords:

Partisipasi, mitigasi bencana, longsor

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana sangat penting untuk meningkatkan ketahanan dan mengurangi risiko di wilayah rawan longsor seperti Tana Toraja. Kondisi geografis yang rentan menjadikan keterlibatan masyarakat semakin krusial. Menurut Cohen dan Uphoff, partisipasi mencakup keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan program, serta kontribusi sumber daya dalam kegiatan tertentu. Berdasarkan teori tersebut, masih terdapat beberapa permasalahan, seperti kurangnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, rendahnya partisipasi aktif dalam pelatihan dan simulasi, serta minimnya keterlibatan dalam evaluasi mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, berfokus pada empat aspek partisipasi menurut Cohen dan Uphoff: pengambilan keputusan, implementasi, manfaat, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah berpartisipasi cukup baik terutama pada aspek implementasi dan penerimaan manfaat, meskipun peningkatan pada aspek lainnya tetap diperlukan.

References

Astuti, S. P., Setiawan, E. B., & Setyaningrum, I. (2023). Pendidikan Dasar Bencana Bagi Pemuda Untuk Meningkatkan Kesadaran Akan Bencana. Transformasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 19(1), 1–12. https://doi.org/10.20414/transformasi.v19i1.4971

Capital, E. B. (n.d.). Public Trust in Productive Economic Business Capital Assistance Program in Manggalung Village.

Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation’s place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 8(3), 213–235. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/0305-750X(80)90011-X

Creswell, J. W. (2018). Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches+ a crash course in statistics. Sage publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Dera, M. (2025). Literature Review: Pengaruh Pendidikan Mitigasi Bencana Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Jka (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 11(1), 45–48. https://doi.org/10.58550/jka.v11i1.306

Efendi, M., Nasruddin, N., & Karani, S. (2022). Sekolah Terhadap Masyarakat Pembelajar Tangguh Bencana Di Lingkungan Lahan Basah. Jpig (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 7(2), 97–109. https://doi.org/10.21067/jpig.v7i2.7339

Fauziyah, U., & Kriswibowo, A. (2023). Penerapan Community Based Mitigation Dalam Pengurangan Risiko Bencana Banjir Di Desa Lundo Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 10(1). https://doi.org/10.20527/jpg.v10i1.14213

Ibrahim, I., Pratama, I. N., & Zitri, I. (2024). Pelatihan Penguatan Kapasitas Masyarakat Menuju Desa Tangguh Bencana Di Desa Rembitan. Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 7(3), 485–492. https://doi.org/10.33330/jurdimas.v7i3.3348

IDEP. (2007). Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat. In Bali: Yayasan IDEP.

Jefri, J., Purnawati, L., Ali, S., Qolbi, Y., & Hastira, M. F. (2025). Assessing Drought Risks and Implementing Effective Mitigation Strategies to Enhance Resilience in Nunukan Regency, North Kalimantan, Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (Jisip), 14(1), 202–222. https://doi.org/10.33366/jisip.v14i1.2984

Lestari, I., Abdullah, M. T., Hasniati, H., & Nara, N. (2025). Enhancing public Services through Agile Governance: A case study of the online queue application at RSUD Sawerigading Palopo city. Edelweiss Applied Science and Technology, 9(3), 1466–1472.

Maulana, A., Rahman, A., Aulia, N. A., Nur, A., Firmansyah, M., & Gunawan, B. A. (2024). PARADIGMA PENANGGULANGAN BENCANA: TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DAERAH DAN MITIGASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL. Collegium Studiosum Journal, 7(2), 667–677.

Nadila, S. M., & Ratri, A. M. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Adaptasi Bencana Di Kabupaten Padang Pariaman. Share Social Work Journal, 10(1), 11. https://doi.org/10.24198/share.v10i1.23707

Nkombi, Z., & Wentink, G. (2022). The Role of Public Participation in Disaster Risk Reduction Initiatives: The Case of Katlehong Township. Jàmbá Journal of Disaster Risk Studies, 14(1). https://doi.org/10.4102/jamba.v14i1.1203

Pemprov Sulawesi Selatan. (2019). Kabupaten Tana Torja. Provinsi Sulawesi Selatan.

Peraturan Bupati Tana Toraja. (2016). Peraturan Bupati Tana Toraja No. 62 Tahun 2016 tentang Keudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tana Toraja. JDIH BPK.

Putri, D. E. (2023). Kesiapsiagaan Masyarakat Surabaya Terhadap Potensi Bencana Ditinjau Dari Teori Konstruksi Sosial. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 278–285. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4437

Rahman, A. Z. (2015). Kajian mitigasi bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara. Gema Publica, 1(1), 1–14.

Rohmah, A. N., Defitri, S. A., Nurhidayah, N., Rizkiani, F., Lestari, E. P., Anggraeni, N. A. D., Erhandi, T., Banjari, M. A. S. Z. A., Situmorang, L., & Jamal, M. (2023). Pendekatan Komunikasi Partisipatif Dalam Pelatihan Kelana Untuk Membentuk Masyarakat Tangguh Bencana. Plakat Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 5(1), 90. https://doi.org/10.30872/plakat.v5i1.12489

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. In Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, interaktif, dan konstruktif. Bandung: Alfabeta.

Ulum, S., & Dewi, S. A. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Gamplong. Jurnal Manajemen Publik Dan Kebijakan Publik, 3(1), 14–24.

Undang-Undang No.24 Tahun 2007. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Sitilan, S., & Hasniati. (2026). Partisipasi Masyarakat dalam Mitigasi Bencana pada Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(6), 4284–4296. https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1694