Analisa Pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jakarta: Studi Empiris Kontrak PT PLN (Persero) dengan Perum Damri dan Perusahaan Swasta

Authors

  • Hanif Alfian Institut Teknologi PLN, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1593

Keywords:

SPKLU, Net Zero Emission, Return Of Investment, DC Charger

Abstract

Teknologi KBL (kendaraan berbasis listrik) merupakan “disruptive technology” yang kehadirannya sudah ditunggu di Negara berkembang termasuk Indonesia. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan salah satu fasilitas yang keberadaannya sangat berperan penting bagi masyarakat saat ini dan beberapa waktu yang akan datang. Penyebab utama meningkatnya penggunaan kendaraan listrik adalah mulainya kesadaran masyarakat akan kendaraan yang ramah lingkungan dikarenakan tidak menimbulkan emisi Carbon, serta adanya dukungan dari Pemerintah Republik Indonesia demi tercapainya Net Zero Emission (NZE) melalui berbagai kebijakan dan program. PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran strategis dalam melaksanakan amanat Undang-Undang melalui bekerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Damri dan Perusahaan Swasta untuk menyediakan infrastuktur SPKLU dengan skema bisnis Provide, Privately Owned and Operated dimana Perusahaan Swasta sebagai pihak penyedia Unit DC Charger. Pada skema kerjasama tersebut dinilai masih belum optimal, dikarenakan pola pengoperasiannya hanya diperuntukkan kepada Bus milik Perum Damri. Pada Penelitian ini SPKLU di Pool Damri Kemayoran dinilai strategis dan layak secara finansial dengan ROI 38,66%, NPV Rp289,4 juta, IRR 38,8%, PBP 6,2 tahun, serta BCR 1,39, sehingga potensial mendukung adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan.

References

V. M. Macharia, V. K. Garg, and D. Kumar, “A review of electric vehicle technology: Architectures, battery technology and its management system, relevant standards, application of artificial intelligence, cyber security, and interoperability challenges,” IET Electr. Syst. Transp., vol. 13, no. 2, 2023, doi: 10.1049/els2.12083.

R. Atmaji Perdana et al., “Pengembangan Aplikasi Mobile Pengisian Daya Kendaraan Listrik Sesuai Standar OCPP 1.6,” J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 10, no. 6, pp. 1167–1176, 2023, doi: 10.25126/jtiik.2023106647.

T. S. Ramadhan and B. Wibowo, “Risk Analysis of Electricity Demand at Public Electric Vehicle Charging Stations (SPKLU): CVaR Model Approach,” Quant. Econ. Manag. Stud., vol. 5, no. 3, pp. 528–540, 2024, doi: 10.35877/454ri.qems2580.

N. P. Zahira and D. P. Fadillah, “Pemerintah Indonesia Menuju Target Net Zero Emission (Nze) Tahun 2060 Dengan Variable Renewable Energy (Vre) Di Indonesia,” JIS J. Ilmu Sos., vol. 2, no. 2, pp. 2548–4893, 2022.

F. I. Kasy, M. Hisjam, W. A. Jauhari, and S. A. H. S. Hassan, “Optimizing the Supply Chain for Recycling Electric Vehicle NMC Batteries,” J. Optimasi Sist. Ind., vol. 23, no. 2, pp. 207–226, 2024, doi: 10.25077/josi.v23.n2.p207-226.2024.

A. J. Cornelis and A. M. Romadoni, “Analisis Efektivitas Infrastruktur Bangunan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) Di Indonesia Menuju PrograM NZE (Net Zero Emission) Tahun 2060,” J. Kaji. Tek. Mesin, vol. 9, no. 2, pp. 18–24, 2024, doi: 10.52447/jktm.v9i2.8248.

F. N. Haryadi, A. A. Simaremare, S. R. Ajija, D. F. Hakam, and K. G. Hadith Mangunkusumo, “Investigating the Impact of Key Factors on Electric/Electric-Vehicle Charging Station Adoption in Indonesia,” Int. J. Energy Econ. Policy, vol. 13, no. 3, pp. 434–442, 2023, doi: 10.32479/ijeep.14128.

N. Amilia, Z. Palinrungi, I. Vanany, and M. Arief, “Designing an Optimized Electric Vehicle Charging Station Infrastructure for Urban Area: A Case study from Indonesia,” IEEE Conf. Intell. Transp. Syst. Proceedings, ITSC, vol. 2022-Octob, pp. 2812–2817, 2022, doi: 10.1109/ITSC55140.2022.9922278.

Downloads

Published

2026-02-11

How to Cite

Alfian, H. (2026). Analisa Pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Jakarta: Studi Empiris Kontrak PT PLN (Persero) dengan Perum Damri dan Perusahaan Swasta. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(6), 4028–4041. https://doi.org/10.38035/jim.v4i6.1593