Ruang Curhat dan Ruang Bahagia: Implementasi Psikoedukasi, Ruang Aman dan Fun Day di SRMA X

Authors

  • Siti Faedattusyahadah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Jihan Luthfi Nabillah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Anargya Asjad Maylafaezza Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Sharfina Tamimi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Putri Wulandari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Laila Azizah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Putri Satya Permana Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Nursyaniah Siregar Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Annisa Darmaji Putri Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Christian Ronaldo Suseno Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Adinda Dhiya Hanan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Arya Bima Prayoga Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia
  • Budi Sarasati Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jpmpt.v4i1.1828

Keywords:

Kesejahteraan Psikologis, Psikoedukasi, Ruang Aman, Kegiatan Rekreatif

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat berjudul Ruang Curhat dan Ruang Bahagia: Implementasi Psikoedukasi, Ruang Aman, dan Fun Day di Sekolah Rakyat Menengah Atas X dilatarbelakangi oleh kebutuhan siswa remaja akan dukungan psikologis di tengah tekanan akademik dan sosial yang dialami di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa melalui pemberian psikoedukasi, penyediaan ruang aman sebagai sarana dukungan emosional, serta pelaksanaan kegiatan fun day yang bersifat rekreatif dan partisipatif. Objek kegiatan adalah siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas X. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi selama periode kegiatan berlangsung. Psikoedukasi difokuskan pada pengenalan diri, pemahaman emosi, dan pengelolaan tekanan psikologis, ruang aman dimanfaatkan sebagai wadah ekspresi perasaan dan permasalahan pribadi siswa, sedangkan fun day dirancang untuk meningkatkan emosi positif, kebersamaan, dan interaksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap kondisi emosional diri, keterbukaan dalam mengekspresikan perasaan, serta terciptanya suasana sekolah yang lebih hangat dan suportif. Secara keseluruhan, integrasi ketiga kegiatan tersebut berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan psikologis siswa dan membangun iklim sekolah yang lebih ramah terhadap kebutuhan emosional remaja.

References

Adimas, A., Hernawan, H., & Hartono, F. V. (2023). Pengalaman Aktivitas Luar Kelas (Outdoor Activity) Dalam Menumbuhkan Keterampilan Kolaborasi Pada Anak. 2(1), 16–25.

Agustini, W. A., & Musslifah, A. R. (2024). Implementasi Permainan Kolaboratif Untuk Mengontrol Sosial Emosional Selama Proses Pembelajaran Di Luar Ruangan Pada Anak Sdn 1 Kartasura. 2(1), 186–193. https://doi.org/https://doi.org/10.59024/jnb.v2i1.316

Anggreni, N. M. S., & Immanuel, A. S. (2020). Model School Well-Being Sebagai Tatanan Sekolah Sejahtera Bagi Siswa. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 1(3), 146. https://doi.org/10.24014/pib.v1i3.9848

Aryuni, M. (2022). Psikoedukasi Soft Skill untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Keterampilan Mengelola Waktu dan Mengelola Stres pada Mahasiswa Soft Skill Psychoeducation to Improve Knowledge of Time Management and Stress Management Skills in Students. 10(2), 32–40.

Aziz, S. S. Al. (2025). Peran Sekolah dalam Menyediakan Dukungan Psikososial .

Azizah, A. R., & Ajib, A. S. (2025). Pengaruh Pendidikan Rekreasi dalam Meningkatkan Kesehatan Mental dan Hubungan Social Siswa Sekolah Dasar. Journal on Education, 07(02), 9339–9346.

Chavvah, S. T. A., & Purnomosidi, F. (2026). Psikoedukasi Mengenal Depresi sebagai Upaya Preventif Gangguan Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Batik 1 Surakarta. PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP Surakarta , 7(1), 96–103.

Edy, D. F., Nurmalitasari, F., Muhiddin, S., E, N. N. A. T., & Febrianti, W. (2025). Penguatan Positive Character ( Strengths ) Melalui Ruang Refleksi bagi Remaja. 7(2), 390–397.

Ghania, S., & Prihatsanti, U. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi Stres Akademik pada Mahasiswa di Indonesia: Studi Literature. Jurnal Empati, 14(3), 265–273.

Ginting, P. A., Yusuf, S., Taufiq, A., & Saripah, I. (2024). Analisis Literatur Bimbingan Karir Terhadap Keputusan Karir Pada Remaja. G-COUNS: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(3), 1260–1275. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.5004

Indriani, D., Martaningsih, S. T., & Hasanah, E. (2025). Implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) Dalam Membangun Student WellBeing di SD Negeri 002 Sambaliung. 10(1).

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578

Lase, E. E., & Tumanggor, R. O. (2024). Psikoedukasi Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi Siswa SMP Strada Slamet Riyadi Tangerang. 4(3), 625–629.

Lubis, R., Piandra, M., Azzahra, D., Karimah, I. I., Dwi, F., Wijaya, M., & Pebriyanti, S. (2025). Mengamati Perkembangan Remaja Kelas 3 SMA : Hasil Wawancara dan Analisis. Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(4), 84–97. https://doi.org/https://doi.org/10.59841/intellektika.v3i4.2893

Marianty, D., Hidayati, A., & Widodo, P. B. (2025). Peran Guru dan Upaya Sekolah Dalam Menangani Kesehatan Mental Siswa di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis. 3(1), 49–63.

Meherali, S., Nisa, S., Aynalem, Y. A., & Ishola, A. (2025). Safe spaces for youth mental health : A scoping review. 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0321074

Nuryana, R. S., Jatnika, D. C., & Firsanty, F. P. (2025). Efektivitas Sosialisasi Sebagai Pendekatan Partisipatif Dalam Program Sosial: Tinjauan Sistematis Literatur. 15(1), 35–47.

Nuryana, S., & Retpitasari, E. (2025). Membangun Ruang Aman untuk Remaja Broken Home: Strategi Komunikasi Insan GenRe Kediri melalui Media Konsultasi Online. Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi Dan Dakwah Islam, 3(1), 18–31. https://doi.org/10.30983/al-jamahiria.v3i1.8648

Radez, J., Reardon, T., Creswell, C., Lawrence, P. J., Evdoka-Burton, G., & Waite, P. (2021). Why do children and adolescents (not) seek and access professional help for their mental health problems? A systematic review of quantitative and qualitative studies. European Child & Adolescent Psychiatry, 30(2), 183–211. https://doi.org/10.1007/s00787-019-01469-4

Risnawati, N., Dwijayanti, I., & Dewi, T. P. K. (2024). Pengembangan Program Sosial Emosional pada Lingkungan Rutin dan Integritas untuk Membentuk Profil Pelajar Pancasila di SDN Pedurungan Kidul 01 Development. 19(2), 84–92.

Santrock, J. W. (2011). Life-span Development Connect Learn Succed (13th ed.). McGraw-Hill.

Saputra, R., Nabillah, J. L., Ramdhani, P. N., Khoirunnisa, A., Fatihah, W. A., & Muzammil, F. (2025). Program Psikoedukasi Kesehatan Mental Remaja di Sekolah SMK Taman Harapan : Ngobrolin Mental Health Tidak Harus Menunggu " Gila " Dulu. Bumi : Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 49–59. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/bumi.v3i3.801

Seligman, M. E. P. (2011). Flourish. Random House Australia.

Subandi, S., Susilowati, D., & Riyanto, R. (2025). KECEMASAN AKADEMIK DAN DIGITAL : Analisis Stress Remaja Dengan Pendekatan Psikoedukasi (1st ed.). Nuansa Fajar Cemerlang.

Susanto, C. (2024). Kaitan Spiritual Well Being Dan Academic Stress Pada Remaja Correlation of Spiritual Well Being and Academic Stress on Adolescent. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan, 5(1), 80–85. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v5i1.279

Susanto, C. (2025). Pengaruh Stres Akademik dan Motivasi Akademik Terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa SMA. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 6(1), 86–94.

Syafiina, A. M., & Purnomosid, F. (2025). Sosialisasi Regulasi Emosi pada Siswa SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Socialization. 3(1), 61–67. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/ardhi.v3i1.1043

Thalib, T., Purwasetiawatik, T. F., Hayati, S., Kristyana, M. D., Ulya, S. N. H., Masam, N. T. I., & Salsabila, K. Y. (2023). Psikoedukasi regulasi emosi remaja pada siswa smp negeri di makassar. 1(5), 454–460.

Triatama, A. (2019). Hubungan antara Orientasi Religius dengan Psychological Well Being pada siswa SMA 2 BPOPKRI Yogyakarta. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 5(3), 215–224.

Wati, U. M., & Hazim. (2024). Is Students’ Academic Stress Influenced by Lack of Psychological Well-Being and Social Support? Apakah Stress Akademik Siswa/i di Pengaruhi Oleh Kurangnya Psychological Well-Being dan Dukungan Sosial? Jurnal Imiah Psikologi, 12(2), 179–186. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i2

Widiana, A. S., Anastasia, A., An, A., Margareta, S., Mulyana, S. P., Nur, W., Ashihab, A., & Mulyana, A. (2025). Manfaat Kegiatan Ekstrakulikuler Olahraga terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Siswa Sekolah Dasar. 9(2), 12107–12111

Published

2026-01-25