Analisis Kinerja Ruas Jalan Nasional Pada Kawasan Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat

Authors

  • Muhammad Alwan Faradi Program Studi Magister Teknik, Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Sugito Program Studi Magister Teknik, Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Irma Yulidasari Program Studi Magister Teknik, Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Agus Setiawan Program Studi Magister Teknik, Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • M. Firmansyah Program Studi Magister Teknik, Universitas Bandar Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1952

Keywords:

Kinerja Ruas Jalan, Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014, Derajat Kejenuhan

Abstract

Ruas Jalan Nasional pada Kawasan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, merupakan bagian dari Jalan Lintas Barat Sumatra yang merupakan jalan utama yang menghubungkan wilayah Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah kebutuhan dalam pelayanan transportasi, di Jalan Nasional pada Kawasan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, banyak terdapat masalah transportasi, salah satunya adalah kemacetan. Oleh karena itu, diperlukan analisis kinerja ruas jalan pada kondisi eksisting serta pada waktu mendatang agar dapat merencanakan solusi yang diperlukan guna meningkatkan kinerja ruas jalan tersebut. Analisis kinerja Jalan Nasional Pada Kawasan Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah dilakukan dengan menggunakan data primer survei lapangan dan data sekunder. Data volume lalu lintas disurvei selama 3 hari (17,18 dan 21 Juli 2022), selama 12 jam per hari pada pukul 06.00 – 18.00. Data sekunder berupa data jumlah penduduk. Analisis kinerja ruas jalan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dengan derajat kejenuhan (DS) sebagai indikator utama dari kinerja ruas jalan. Hasil analisis menunjukkan kinerja ruas jalan pada kondisi eksisting masih memenuhi standar kelayakan dengan nilai derajat kejenuhan (DS) pada sebesar 0,64. Berdasarkan analisis prediksi 10 tahun mendatang, pada tahun 2032 DS sudah tidak memenuhi standar yang ditentukan yaitu mencapai 0,71. Nilai DS pada tahun 2032 diperkirakan sebesar 0,52 jika dilakukan pelebaran jalan menjadi 8 m.

References

Amsuardiman, 2012 Analisis Kinerja Ruas Jalan Ngumban Surbakti Sebagai Jalan Lingkar Luar. USU .Medan

Anonimus, 2014 Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI), Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta.

Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Pembinaan Jalan Kota ; Standar Untuk jalan perkotaan Volume II No. 04/S/BNKT/1992.

Djunaedi, A. 2003 Perencanaan Guna Lahan/Kota dan Hubungannya dengan Perencanaan Transportasi.

Irwan, AR 2013 Anaslisis Kinerja Jaringan Prasarana Jalan Kolektor Ruas Imp-Sengkang dan Sengkang-Ulugalung. UNHAS Makasar

Morlok, E.K. 1990 Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Erlangga. Jakarta.

Orn, H. 2000 Urban Traffic and Tranport. Building Issues Vol. 12. Lund University. Lund. Sweden.

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor 14 tahun 2006, tentang manajemen dan rekayasa lalu lintas di jalan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 34 tahun 2006, tentang jalan.

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Faradi, M. A., Sugito, Yulidasari, I., Setiawan, A., & M. Firmansyah. (2026). Analisis Kinerja Ruas Jalan Nasional Pada Kawasan Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(1), 912–919. https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1952

Most read articles by the same author(s)