Perbandingan Penggunaan Kriteria Mohr-Coulomb dan Hoek-Brown terhadap Analisis Kestabilan Lereng Batu Gamping

Authors

  • I Dewa Putu Gede Wahyu Adiana Putra UPN “Veteran” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Rochsyid Anggara UPN “Veteran” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1927

Keywords:

Kestabilan lereng, Hoek-brown, Mohr-Coulomb, Morgenstern-Price, GeoStudio

Abstract

Kestabilan lereng dalam kegiatan penambangan sangat dipengaruhi oleh karakteristik massa batuan dan juga keterdapatan bidang diskontinu pada lereng tersebut. Pembentukan lereng dalam kegiatan penambangan perlu melalui berbagai kajian serta analisis untuk menemukan geometri lereng optimal baik dari aspek keamanan maupun keekonomiannya. Penelitian ini akan membandingkan dua kriteria yang biasa digunakan dalam analisis kestabilan lereng yakni kriteria Mohr-Coulomb dan kriteria Hoek-Brown untuk menganalisis lereng batu gamping sehingga dapat mengetahui kriteria yang memberikan hasil analisis paling optimal dengan nilai faktor keamanan yang tidak berlebih (overestimate). Analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak GeoStudio 2023.1 dengan metode Morgenstern-Price pada tiga desain lereng dengan single slope 90°, 80°, dan 70°. Data yang digunakan dalam analisis ini meliputi hasil uji sifat fisik, uji kuat tekan uniaksial (UCS), dan pembacaan nilai Geological Strength Index (GSI). Berdasarkan hasil analisis diperoleh rentang nilai faktor keamanan (FK) dengan model Hoek-Brown sebesar 1,37–1,59 untuk lereng keseluruhan dan 1,26–1,53 untuk lereng tunggal, sedangkan model Mohr-Coulomb menghasilkan rentang nilai FK sebesar 1,80–2,09 untuk lereng keseluruhan dan 1,66–2,01 untuk lereng tunggal. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa model Hoek-Brown menghasilkan nilai FK lebih kecil dibandingkan model Mohr-Coulomb karena mempertimbangkan Geological Strength Index (GSI) dan faktor gangguan yang terjadi di lapangan.

References

Amalia, Y. (2014). PENERAPAN METODE KRITERIA RUNTUH HOEK & BROWN DALAM MENENTUKAN FAKTOR KEAMANAN PADA ANALISIS KESTABILAN LERENG DI LOOP 2 PT. KALTIM BATU MANUNGGAL KALIMANTAN TIMUR. PROMINE, 2(2).

Amin Syam, M., Sasmito, K., Sardilla, M., & Muchlis Sidiq, M. (n.d.). Geology and Limestone Mass Strength Using Hoek-Brown Failure at Batu Putih Area, Samarinda Ulu District, City of Samarinda, East Kalimantan Province. In Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Vol. 3, Number 1).

Ardiansyah, M. R. (2023). Analisa Stabilitas Lereng Dengan Menggunakan Software Geostudio 2023 Pada Lereng Aliran Sungai Brantas Di Wilayah Permukiman Wringinanom Gresik (Vol. 1, Number 1).

Daffa Rizky, M., & Santi Pratiwi, D. (2024). Perbandingan Stabilitas Lereng Batuan Dengan Material Model Hoek-Brown Dan Mohr-Coulomb yang Dipengaruhi Beban Gempa. FTSP Series : Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir 2024.

Dave Ariyanto, K., Rabin, S., Belavista Saleky, D., Titirloloby, A., Dwi Galih Cahyono, Y., (2020). Analisis Pengaruh Porositas Terhadap Uji Kuat Tekan Unikasial Pada Batu Gamping.

Fahmi, M. G., Trides, T., Devy, S. D., Oktaviani, R., Hasan, H. (2022). Analysis of Limestone Mass Strength Using The Hoek-Brown Failure Criterion in Samarinda City, East Kalimantan Province. Nusantara Civil Engineering Journal (vol. 1, No. 2).

Faiza M., Herry R. (2024). Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Mohr-Coulomb dan Generalized Hoek-Brown pada Tambang Terbuka Batubara, Desa Tegalrejo dan sekitarnya, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan. Jurnal Ilmiah Geologi Pangea (Vol. 11 No. 1)

Harry, M., Sinaga, R., Bahagiarti, S., & Setiawan, J. (n.d.). Geologi & Analisis Kestabilan Lereng Pada Tambang Batugamping, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kusuma Wardana, N. (2019). Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Kekuatan Geser Massa Batuan Terhadap Perubahan Kandungan Air Pada Tambang Batubara Di Area Blok Menyango (Slope Stability Analysis Based on Rock Mass Shear Strength on Changes in Water Content in Coal Mining in the Menyango Block Area) (Vol. 7, Number 2).

Mersi, A., Arifudin, I., I Gde, B. I. (2018). Kajian Geoteknik Untuk Desain Pit Tambang Batugamping di Daerah Karang Dawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Promine Journal (Vol. 6 (2), page 5 – 15)

Pontus, A., Oktaviani, R., & Trides, T. (2023). Correlation Of Uniaxial Compressive Strength and Elastic Modulus Based On Parameter Physical Properties and Point Load Of Limestones In Gunung Kidul District: Korelasi Nilai Kuat Tekan Uniaksial dan Modulus Elastic Berdasarkan Parameter Sifat Fisik Dan Point Load Batu Gamping Di Kabupaten Gunung Kidul. Intan Jurnal Penelitian Tambang, 6(1), 38-47.

Pratiwi, D., Yakin, Y. A., & Mahaputra, A. (2022). Analisis Stabilitas Lereng Batuan dengan Pendekatan Kriteria Keruntuhan Hoek-Brown dan Mohr Coulomb Menggunakan Metode Numerik Plaxis 2D. Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi), 4(2), 74–81.

Prima, Y., Rumbyarso, A., & Pribadi, G. (2023). Analisis Stabilitas Lereng dengan Metode Bishop pada Proyek Geotechnical Investigation Jalur Transportasi Pelabuhan Batubara Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara. (Vol. 05, Number 2).

Read, J., Stacey, P., & Read Peter Stacey, J. (n.d.). Open Pit Slope Design.

Salsabila, Z. N., Putranto, T. T., & Najib, N. (2023). Slope Stability Analysis for Slope Geometry Evaluation Using RMR, SMR, and Morgenstern-Price Methods in Pits C2 and C4 of PT Menara Cipta Mulia Mayang Block Open Pit Tin Mine, East Belitung Regency, Bangka Belitung Islands. TEKNIK, 44(2), 176–187. https://doi.org/10.14710/teknik.v44i2.57004

Simanjuntak, D. W., Fahraini, F., & Indriawati, A. (2018). Analisis Kestabilan Lereng Tunggal Menggunakan Metode Fellenius dan Slide v. 6.0 serta Lereng Keseluruhan dengan GeoStudio 2012 pada Pit I Banko Barat PT Bukit Asam (Persero) Tbk Tanjung Enim–Sumatera Selatan: Single Slope Stability Analysis using Fellenius Method and Slide v. 6.0 and Overall Slope Stability with GeoStudio 2012 at Pit I Banko Barat PT Bukit Asam (Persero) Tbk Tanjung Enim–South Sumatera. MINERAL, 3(1), 50-57.

Sinaga, M. H. R., Kusumayudha, S. B., & Setiawan, J. (2022). Geologi & Analisis Kestabilan Lereng Pada Tambang Batugamping, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Geologi Pangea, 9(1), 100-109.

Siswanda, F. M., & Riswandi, H. (2024). Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Mohr-Coulomb dan Generalized Hoek-Brown pada Tambang Terbuka Batubara, Desa Tegalrejo dan sekitarnya, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan. Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA, 11(1), 79-93.

Surono, B., Toha, B., & Sudarno, I. (1992). Peta Geologi Lembar Surakarta – Giritontro, Jawa, skala 1:100.000. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Timur, K. (2022). Analysis of Limestone Mass Strength Using the Hoek-Brown Failure Criterion in Samarinda City, East Kalimantan Province. In Nusantara Civil Engineering Journal (Vol. 1, Number 02).

Tri Putra, I. (2017). Aplikasi Software Geostudio 2007 Slope/Wuntuk Analisis Kestabilan Lereng Di Tambang Muara Tiga Besar Utara Pt Bukit Asam (Persero) Tbk Sumatera Selatan (The Application of Software Geostudio 2007 Slope/w to analysis slope instability in Mine Muara Tiga Besar Utara at PT Bukit Asam (Persero)Tbk South Sumatera) (Vol. 2, Number 2).

Downloads

Published

2026-05-17

How to Cite

Putra, I. D. P. G. W. A., & Anggara, R. (2026). Perbandingan Penggunaan Kriteria Mohr-Coulomb dan Hoek-Brown terhadap Analisis Kestabilan Lereng Batu Gamping. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(1), 733–744. https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1927