Evaluasi Kinerja Fasilitas Pelabuhan Penyebrangan Rakyat Kayu Bangkoa Kota Makassar dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA)

Authors

  • Feri Wisudawanto Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar, Indonesia
  • Heri Sutanto Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar, Indonesia
  • Masluhah Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar, Indonesia
  • Roy Tato Bangun Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1903

Keywords:

Kinerja Pelabuhan, Fasilitas Pelabuhan, Importance Performance Analysis, Kepuasan Pengguna Jasa, Pelabuhan Penyeberangan Rakyat

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Rakyat Kayu Bangkoa Kota Makassar yang belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fasilitas pelabuhan berdasarkan persepsi tingkat kepentingan (importance) dan tingkat kinerja (performance) serta merumuskan prioritas perbaikan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna jasa pelabuhan, dengan sampel sebanyak 27 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dengan pemetaan diagram kartesius empat kuadran. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai harapan sebesar 4,36 dan rata-rata kinerja sebesar 2,76, yang mengindikasikan adanya kesenjangan signifikan antara harapan dan kinerja aktual. Beberapa atribut seperti alur pelayaran, sistem keamanan, dan fasilitas kesehatan berada pada kuadran prioritas utama untuk diperbaiki. Pembahasan menunjukkan bahwa rendahnya kualitas fasilitas utama dan pendukung berdampak pada tingkat kepuasan pengguna jasa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan fasilitas prioritas secara terarah guna meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Kayu Bangkoa .

References

Dwiprabowo, H. (2015). Tol Laut: Konsep dan Implementasi. Jurnal Transportasi, 15(1), 1-10.

Eria. (2017). ASEAN Connectivity 2025. Jakarta: Economic Research Institute for ASEAN and East Asia.

Eka Syaputra Albasri, Muhammad Rusmin, Marina Abriani Butudoka. 2022. Jurnal Ilmu Manajemen Akuntansi Dan Transportasi(JIMATS). https://ejournal.um- sorong.ac.id/. Diakses tanggal 10 Maret 20225.

Gilang Abdilah Hidayat. 2024. Analisis Kinerja Operasional Pelabuhan (Studi Kasus Terminal Nilam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya). Https://digilib.poltradabali.ac.id/. Diakses tanggal 10 maret 20225.

Kementerian Perhubungan. (2020). Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2020-2024. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Martilla, J. A., & James, J. C. (1977). Importance-performance analysis. Journal of marketing, 41(1), 77-79.

Notteboom, T., & Rodrigue, J. P. (2005). Port Regionalization: Towards a New Phase in Port Development. Maritime Policy & Management, 32(3), 297-313. 1

OECD. (2019). The Impact of Digitalisation on Maritime Transport. Paris: Organisation for Economic Co-operation and Development.

Rianti Apriani, Akhmadali, Heri Azwansyah. 2017. Evaluasi Kinerja Pelabuhan Rakyat Nipah Kuning. Jurnal Manajemen Hasil Penelitian Maritim dan Sains. https://jurnal.untan.ac.id/. Diakses tanggal 10 Maret 20225.

UNCTAD. (2019). Review of Maritime Transport 2019. Geneva: United Nations Conference on Trade and Development.

UNESCO. (2018). Maritime Cultural Heritage. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

World Bank. (2018). Connecting to Compete 2018: Trade Logistics in the Global Economy. Washington DC: World Bank Publications.

Yoga Wachyu Wicaksono, Setyo Nugroho (2017). Analisis kinerja operasional pelayanan pelayaran rakyat. https://ejurnal.its.ac.id/. Diakses tanggal 10 Maret 2025.

Nuraida Wahyuni, Putiri Katili dan Badar Husain (2018). Importance Perfomance Analysis pada Jasa Transportasi (Studi Kasus PT.X). https://publikasiilmiah.ums.ac.id. Diakses tanggal 10 Maret 2025.

International Maritime Organization (IMO). (2018). Guidelines on the provision of marine services in ports. London: IMO Publishing.

Kementerian Perhubungan RI. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 34 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan. Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Kurniawan, A. (2021). Evaluasi Kinerja Pelabuhan Rakyat di Indonesia: Studi Kasus Sulawesi Selatan. Jurnal Transportasi Laut, 13(2), 101–114.

Litman, T. (2022). Evaluating Transportation Equity: Guidance for Incorporating Distributional Impacts in Transport Planning. Victoria: Victoria Transport Policy Institute.

Tamin, O. Z. (2020). Transportasi: Perencanaan, Permodelan, dan Rekayasa.

Bandung: ITB Press.

United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD). (2016). Port Performance Indicators: Linking Performance Indicators to Strategic Objectives. Geneva: United Nations.

Data Hasil Penelitian Lapangan Pelabuhan Penyebrangan Rakyat Kayu Bangkoa (2025).

Downloads

Published

2026-04-26

How to Cite

Wisudawanto, F., Sutanto, H., Masluhah, & Bangun, R. T. (2026). Evaluasi Kinerja Fasilitas Pelabuhan Penyebrangan Rakyat Kayu Bangkoa Kota Makassar dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA). Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(1), 394–403. https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1903