Efektivitas Edukasi Digital Berbasis Video terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Pasien Tentang Pencegahan Penularan TBC di Ruang Isolasi di RS HNGV Dili Timor-Leste

Authors

  • Sanzina Agus da Silva Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia
  • Argi Virgona Bangun Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia
  • Susilawati Susilawati Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1902

Keywords:

Tuberculosis, Edukasi Digital, Video, Pengetahuan, Pencegahan Penularan

Abstract

Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi tantangan signifikan dalam kesehatan masyarakat, termasuk di Timor-Leste, di mana peranan keluarga pasien sangat penting untuk pencegahan penularan. Keterbatasan pengetahuan keluarga dapat menyebabkan peningkatan risiko penyebaran TBC maupun di rumah sakit maupun setelah pasien dipulangkan. Di RS HNGV Dili, metode edukasi yang selama ini diterapkan belum terstandarisasi, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih efektif. Edukasi digital berbasis video menawarkan solusi dengan format audiovisual yang menarik dan dapat diakses berulang kali untuk meningkatkan pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi digital berbasis video dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien mengenai pencegahan penularan TBC di ruang isolasi RS HNGV Dili. Metode penelitian ini menggunakan Paradigma Kuantitatif berlandaskan filsafat positivisme dengan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest, melibatkan 42 keluarga pasien yang dipilih melalui purposive sampling. Kuesioner berisi 20 pernyataan benar/salah digunakan sebagai instrumen pengukuran. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 47,6% responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, sedangkan setelah edukasi berbasis video, 92,9% responden menunjukkan tingkat pengetahuan baik. Uji statistik menunjukkan nilai p=0,000 (p < 0,05), menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan. Edukasi digital berbasis video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien tentang pencegahan penularan TBC dan direkomendasikan sebagai metode reguler dalam edukasi kesehatan di RS HNGV Dili

References

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dahlan, M. S. (2021). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Epidemiologi Indonesia.

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Friedman, M. M. (2013). Family nursing: Research, theory, and practice (5th ed.). Pearson Education.

Latif, A., & Tiala, H. (2021). Efektivitas video edukasi melalui WhatsApp dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan penularan tuberkulosis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 123–131.

Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2020). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (5th ed.). Salemba Medika.

Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (11th ed.). Wolters Kluwer.

Ruben, A., Santoso, B., & Lestari, D. (2023). Efektivitas edukasi video terhadap pengetahuan pencegahan tuberkulosis paru pada mahasiswa keperawatan. Jurnal Keperawatan, 11(1), 45–53.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wijaya, R., Putri, A. D., & Saputra, M. (2024). Pengaruh pendidikan video animasi terhadap pengetahuan pencegahan dini tuberkulosis. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(3), 210–219

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Silva, S. A. da, Bangun, A. V., & Susilawati, S. (2026). Efektivitas Edukasi Digital Berbasis Video terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Pasien Tentang Pencegahan Penularan TBC di Ruang Isolasi di RS HNGV Dili Timor-Leste. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(1), 586–592. https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1902