Human Governance dalam Mewujudkan Pendidikan Inklusif pada SMP Negeri 29 Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1781Keywords:
Human governance, Pendidikan Inklusif, Peserta Didik Penyandang Disabilitas, SMP Negeri 29 SurabayaAbstract
Pendidikan inklusif merupakan wujud pemenuhan hak dasar setiap warga negara untuk memperoleh layanan pendidikan tanpa diskriminasi, termasuk bagi peserta didik penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip human governance dalam mewujudkan pendidikan inklusif di SMP Negeri 29 Surabaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain case study. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, pihak SMP Negeri 29 Surabaya, guru pendamping khusus, peserta didik penyandang disabilitas (PDPD), serta orang tua peserta didik penyandang disabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip human governance dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di SMP Negeri 29 Surabaya belum sepenuhnya optimal. Meskipun demikian, beberapa prinsip seperti kesamaan dan kebebasan serta kinerja administrasi pemerintahan yang adaptif telah terlihat cukup baik dalam praktik, khususnya melalui pendekatan pembelajaran berbasis kebutuhan dan fleksibilitas kebijakan. Sementara itu, prinsip akuntabilitas sosial, partisipasi, bantuan subsidi, dan keberlanjutan masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek konsistensi kebijakan, keterbatasan sumber daya, serta minimnya partisipasi substantif dalam perumusan kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pendidikan inklusif berbasis human governance perlu diarahkan pada peningkatan partisipasi, akuntabilitas substantif, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar layanan pendidikan inklusif dapat berjalan secara humanis dan berkeadilan.
References
Ayibah, G., & Andari, S. (2022). Manajemen Sarana dan Prasaranan Sekolah Inklusif di Sekolah Dasar Negeri Gayungan II/423 Surabaya. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 10(3), 566–574.
Badan Standar, K. dan A. P. K. P. K. R. dan T. (2022). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Creswell, J. W. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches Fifth Edition. SAGE Publications, Inc.
Darmadi, D., Rania, G., Fitriana, A. R. D., & Setiawan, A. B. (2021). Human Governance: Aksesibilitas Fasilitas Publik Terhadap Penyandang Disabilitas. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 8(2), 100–112. https://doi.org/10.24036/scs.v8i2.329
Fauzan, H. N., Francisca, L., Asrini, V. I., Fitria, I., Firdaus, A. A., & Dahlan, U. A. (2021). Sejarah Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Menuju Inklusi. PENSA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(3), 496–505.
Imam Wahyudiyanta. (2022, July 18). Mengintip Orientasi Siswa Inklusi di SMPN 29 . DetikNews. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3255608/mengintip-orientasi-siswa-inklusi-di-smpn-29
Kementerian Pendidikan, K. R. dan teknologi. (2024, October 23). Total Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Provinsi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. https://referensi.data.kemdikbud.go.id/berkebutuhan_khusus/total/wilayah
Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. HISTORIS : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.vXiY.4075
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook Edition (3rd ed.). Arizona State University.
Pertiwi, E. P., Ali, A. Z., Budiyanto, & Sartinah, E. P. (2025). Filosofi dan Prinsip Dasar Pendidikan Inklusi: Implikasi terhadap Masalah Sosial Masyarakat. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 329–346. https://jurnaldidaktika.org329
Rahardian, R. (2024). Teori-Teori Governasi dan Kebijakan Publik Kontemporer. BRIN. https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/view/998/1153/28509
Saefuddin, M. T., Wulan, T. N., Savira, & Juansah, D. E. (2023). Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif dan Kualitatif pada Metode Penelitian. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(8), 5962–5974. Thoha, M. (2008). Ilmu Administrasi Publik Kontenporer. Kencana.
Widiyastuti, I. (2021a). Tata Kelola Institusi, Teknologi, dan Manusia: Bagaimana Pemerintah Daerah Menangani Komponen Smart City (Institutional, Technology, and Human Governance: How Local Governments Manage the Smart City’s Components). JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi, 21(2), 93. https://doi.org/10.33164/iptekkom.21.2.2019.93-108
Zaravina, P. (2024, December 12). 17,85% Penyandang Disabilitas di Indonesia Tidak Pernah Sekolah, Apa yang Salah? Good Stats.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Julia Putri Anggraini, Rosyidatuzzahro Anisyukurilla

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share— copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt— remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution— You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions— You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rightsmay limit how you use the material.

























