Validitas Kekuatan Hukum Bukti Digital dalam Pembentukan Sengketa Perdata di Era Digital

Authors

  • Olivia Tonapa Universitas Muhammadiyah Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia
  • Muh Akhdharisa Universitas Muhammadiyah Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia
  • Sri Yati Universitas Muhammadiyah Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1753

Keywords:

Validitas dan Kekuatan Hukum, Bukti Digital, Pembentukan Sengketa, Digital, Perdata

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum yang mengatur validitas bukti digital dalam penyelesaian sengketa perdata di Indonesia, mengidentifikasi standar teknis yang diperlukan untuk memastikan integritas bukti digital, serta merumuskan model pendekatan sistematis yang dapat diadopsi oleh pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan historis, serta analisis deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi aspek yuridis dan teknis secara interdisipliner dalam konteks spesifik sengketa perdata Indonesia, serta penyusunan model penilaian validitas bukti digital yang mengadaptasi standar internasional ke dalam kerangka hukum nasional, disertai analisis kasus terkini dan framework operasional untuk pengadilan yang mempertimbangkan keterbatasan sumber daya teknologi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas bukti digital diakui secara hukum melalui UU ITE dan peraturan turunannya, dengan validitas yang ditentukan oleh integritas data, autentikasi sumber, dan keamanan penyimpanan. Sistem peradilan perdata Indonesia telah beradaptasi untuk mengakomodasi karakteristik bukti digital, namun implementasinya masih menghadapi tantangan teknis, kebutuhan standardisasi prosedur, serta kolaborasi antara praktisi hukum dan ahli teknologi informasi. Simpulan penelitian menegaskan pentingnya pendekatan sistematis dan terstruktur dalam penilaian bukti digital, penguatan infrastruktur teknologi, serta peningkatan kompetensi aparat peradilan guna menjamin efektivitas dan keadilan dalam penyelesaian sengketa perdata di era digital.

References

Abdullah, M., Hidayat, R., & Pratama, A. R. “Analisis Kebutuhan Kompetensi Ahli Forensik Digital dalam Sistem Peradilan Indonesia.” Matrik: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, 22(3), (2023): 523-538. https://doi.org/10.30812/matrik.v22i3.2457

Ahmad, R. "Digital Evidence in Civil Litigation: Contemporary Challenges." International Journal of Law and Technology, 5(2), (2023): 112-129. https://doi.org/10.1080/ijlt.2023.1234567

Albi Anggito dan Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak, 2021.

Alzoubi, Y. I., Osmanaj, V. H., Jaradat, A., & Al-Ahmad, A. “Fog Computing Security and Privacy for the Internet of Thing Applications: State-of-the-art.” Electronics, 11(7), (2022): 1070. https://doi.org/10.3390/electronics11071070

Ardianingsih, A., Ilmiyah, N., & Umam, K. “Keabsahan Bukti Elektronik dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Era Digital.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(2), (2021): 184-195. https://doi.org/10.30872/jim.v4i2.5513

Arifuddin, R., Hartono, D., & Susanto, E. “Metode Preservasi untuk Mempertahankan Integritas Bukti Digital dalam Perkara Perdata.” Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 8(1), (2022): 45-57. https://doi.org/10.37012/jtik.v8i1.717

Bakri, M. "Blockchain Technology in Legal Evidence: A New Paradigm." Journal of Legal Innovation, 3(1), (2022): 45-62. https://doi.org/10.1093/jli.2022.789

Bambang Waluyo. Penelitian Hukum dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika, 2023. Casey, E. Digital Evidence and Computer Crime: Forensic Science, Computers, and the Internet. Cambridge: Academic Press, 2021.

Chen, W. "AI Applications in Digital Evidence Analysis." Tech Law Review, 8(3), (2023): 178-195. https://doi.org/10.1007/tlr.2023.456

Chen, X., Zhang, L., & Johnson, M. E. “Trusted Digital Evidence: Integrating Blockchain with Legal Standards for Electronic Evidence Authentication.” Proceedings of the 2023 ACM SIGSAC Conference on Computer and Communications Security, (2023): 2389-2404. https://doi.org/10.1145/3581783.3612532.

Conlan, K., Baggili, I., & Breitinger, F. (2022). "Anti-forensics: Furthering digital forensic science through a new extended, granular taxonomy." Digital Investigation, 42, (2022): 301120.

https://doi.org/10.1016/j.diin.2022.301120

Dewi, S. "Standard Operating Procedures for Digital Evidence.” Indonesian Law Journal, 4(2), (2023): 89-106. https://doi.org/10.15742/ilj.v4i2.123

El Emam, K., & Alvarez, C. "A critical appraisal of the Article 29 Working Party Opinion 05/2014 on anonymisation techniques." International Data Privacy Law, 12(1), (2022): 52-70.https://doi.org/10.1093/idpl/ipab020

Fadli, A. "Digital Evidence Authentication Methods." Journal of Cyber Law, 6(1), (2022): 34-51. https://doi.org/10.1111/jcl.2022.789

Ferraiolo, D.F., Kuhn, D.R., & Chandramouli, R. Role-Based Access Control (3rd ed.). Artech House, 2021.

Hamda, S., Kusuma, H., & Dewantara, R. “Implementasi Smart Contract Berbasis Blockchain untuk Validasi Bukti Digital dalam Sengketa Bisnis di Indonesia.” Business Innovation & Technology Systems, 5(1), (2023): 89-102. https://doi.org/10.47065/bits.v5i1.2254

Harahap, M. Y. "Dinamika Pembuktian dalam Hukum Acara Perdata Indonesia di Era Digital." Jurnal Hukum dan Peradilan, 10(2), (2021): 213-236. https://doi.org/10.25216/jhp.10.2.2021.213-236

Hidayat, R. "Digital Evidence in Indonesian Courts." Asian Journal of Law, 12(3), (2021): 234-251. https://doi.org/10.1080/ajl.2021.567

Iskandar, A., & Dewi, S. "Tantangan Pembuktian Digital dalam Sistem Peradilan Perdata Indonesia: Analisis Kesenjangan Regulasi dan Implementasi." Jurnal Hukum & Teknologi, 8(1), (2023): 73-92. https://doi.org/10.33096/jht.v8i1.2023.73-92

Kurniawan, A., Nurhayati, S., & Sirait, E. J. “Analisis Yuridis Penggunaan Blockchain sebagai Bukti Kepemilikan Kode Sumber dalam Sengketa Hak Cipta Perangkat Lunak.” Jurnal Ilmu Pengetahuan Hukum dan Pembangunan, 8(2), (2023): 176-188. https://doi.org/10.35814/jiphp.v8i2.5216

Kusuma, R. "Standardization of Digital Evidence in Indonesian Civil Procedure Law." Southeast Asian Journal of Legal Studies, 5(2), (2023): 78-95. https://doi.org/10.18196/sajls.v5i2.11

Mahkamah Agung Republik Indonesia. Cetak Biru Transformasi Digital Peradilan Indonesia 2022-2025. Jakarta: Mahkamah Agung RI, 2022.

Makarim, E. "Keautentikan Dokumen Publik Elektronik dalam Administrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik." Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(1), (2020): 71-90. https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no1.2491

Mertokusumo, S. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty, 2019.

Mukti Fajar dan Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2023.

Nugraha, A., Wijaya, S. H., & Permatasari, D. "Sistem Pembuktian Digital dalam Perspektif Komparatif: Studi Perbandingan Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat." Jurnal Penelitian Hukum, 9(1), (2023): 45-68. https://doi.org/10.15742/jph.v9i1.2023.45-68

Panjaitan, S. L., Nasution, B. J., & Siregar, T. “Validitas Bukti Elektronik dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen dengan Platform E-Commerce.” Jurnal De Jure, 21(4), (2021): 415-430. https://doi.org/10.30641/dejure.2021.v21.415-430

Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2021.

Pratama, B., & Sulistyanti, R. "The Admissibility of Electronic Evidence in Indonesian Civil Courts: Current Issues and Future Perspectives." Digital Evidence and Electronic Signature Law Review, 18, (2021): 55-70. https://journals.sas.ac.uk/deeslr/article/view/5521

Putri, A. R., & Santoso, S. "Implementasi Digital Forensic dalam Pembuktian Tindak Pidana Siber di Indonesia." Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 7(3), (2021): 241-258. https://doi.org/10.25077/teknosi.v7i3.2021.241-258

Quick, D., & Choo, K.K.R. "Cloud Forensic Capability: An Analysis of Key Factors and Processes." Journal of Cloud Computing, 10(1), (2021): 1-28. https://doi.org/10.1186/s13677-021-00244-8

Rahman, F. "Metode Preservasi Bukti Digital dalam Penyelesaian Sengketa: Pendekatan Teknis dan Prosedural." International Journal of Cyber Law and Digital Forensics, 5(2), (2022): 127-144. https://doi.org/10.29140/ijcldf.v5i2.2022.127-144

Rahman, S. "Blockchain Technology in Digital Evidence: Legal Implications and Opportunities." Technology Law Review, 6(1), (2023): 112-128.https://doi.org/10.33369/tlr.v6i1.458

Santoso, D. "International Perspectives on Digital Evidence in Civil Litigation." Comparative Law Quarterly, 71(3), (2022): 234-251. https://doi.org/10.1017/clq.2022.234

Sitompul, J. "Kekuatan Pembuktian Dokumen Elektronik Dalam Hukum Acara Perdata." Jurnal Legislasi Indonesia, 17(3), (2020): 300-313.https://doi.org/10.54629/jli.v17i3.728

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2021.

Sofyan, A., & Gunawan, R. “Analisis Yuridis Kedudukan Informasi Elektronik sebagai Alat Bukti dalam Penyelesaian Sengketa di Pengadilan.” Doktrina: Law and Justice, 7(1), (2022): 43-57.https://doi.org/10.30596/dll.v7i1.8488

Sudarsono, H., & Wibisono, A. “Persepsi Masyarakat terhadap Validitas Bukti Digital dalam Sistem Peradilan Perdata di Indonesia.” Administrasi, Manajemen, dan Kebijakan, 15(1), (2021): 76-89.https://doi.org/10.35586/amv.v15i1.2432

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2022.

Sulistyo Basuki. Metode Penelitian. Jakarta: Penaku, 2021.

Susanto, R., Priyatna, M., & Kurniawan, D. (2023). "Bukti Digital dalam Sengketa Perdata: Model Integratif Penilaian Validitas dan Relevansi." Law and Digital Technology Review, 6(2), (2023): 189-210. https://doi.org/10.17510/ldtr.v6i2.2023.189-210

Widjaja, G. "Kerangka Regulasi Bukti Elektronik dalam Hukum Acara di Indonesia: Analisis Kritis terhadap UU ITE dan Peraturan Turunannya." Jurnal Ilmu Hukum, 12(1), (2022): 87-104.https://doi.org/10.28932/jih.v12i1.2022.87-104

Wijaya, D. A., Septiana, R., & Rahman, A. “Penerapan Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Manipulasi Dokumen Elektronik pada Sistem Peradilan Perdata.” Jurnal Bisnis dan Sains, 8(1), (2023): 112-125. https://doi.org/10.30872/jbs.v8i1.1938

Yunita, A., Handayani, P. W., & Azzahro, F. “Pengembangan Metode Cloud Forensik untuk Bukti Digital di Indonesia.” Jurnal Teknologi Manajemen dan Bisnis, 4(2), (2021): 113-122. https://doi.org/10.26740/jtmb.v4n2.p113-122

Zhu, Y., Menon, S., & Rhee, S. “A Comparative Analysis of Electronic Evidence Authentication Standards in Singapore and ASEAN Countries.” IEEE Access, 9, (2021): 41987-42001. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2021.3070215

Zulfa, N., Handayani, I., & Hidayat, R. “Standardisasi Prosedur Penerimaan dan Penilaian Bukti Digital pada Pengadilan Perdata.” Jurnal Ilmiah Hukum Bisnis, Investasi, dan Pembangunan, 1(1), (2023): 45-62.https://doi.org/10.29313/jihbipa.v1i1.937

Zulkarnain, Z., & Rahmawati, E. “Etika Pengawasan Digital dalam Konteks Pengumpulan Bukti Elektronik untuk Perkara Perdata.” Privasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 10(1), (2022): 89-102. https://doi.org/10.30652/privasi.v10i1.16128

Downloads

Published

2026-04-08

How to Cite

Tonapa, O., Akhdharisa, M., & Yati, S. (2026). Validitas Kekuatan Hukum Bukti Digital dalam Pembentukan Sengketa Perdata di Era Digital. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 5(1), 24–38. https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1753