Validitas Kekuatan Hukum Bukti Digital dalam Pembentukan Sengketa Perdata di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.38035/jim.v5i1.1753Keywords:
Validitas dan Kekuatan Hukum, Bukti Digital, Pembentukan Sengketa, Digital, PerdataAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum yang mengatur validitas bukti digital dalam penyelesaian sengketa perdata di Indonesia, mengidentifikasi standar teknis yang diperlukan untuk memastikan integritas bukti digital, serta merumuskan model pendekatan sistematis yang dapat diadopsi oleh pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan historis, serta analisis deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi aspek yuridis dan teknis secara interdisipliner dalam konteks spesifik sengketa perdata Indonesia, serta penyusunan model penilaian validitas bukti digital yang mengadaptasi standar internasional ke dalam kerangka hukum nasional, disertai analisis kasus terkini dan framework operasional untuk pengadilan yang mempertimbangkan keterbatasan sumber daya teknologi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas bukti digital diakui secara hukum melalui UU ITE dan peraturan turunannya, dengan validitas yang ditentukan oleh integritas data, autentikasi sumber, dan keamanan penyimpanan. Sistem peradilan perdata Indonesia telah beradaptasi untuk mengakomodasi karakteristik bukti digital, namun implementasinya masih menghadapi tantangan teknis, kebutuhan standardisasi prosedur, serta kolaborasi antara praktisi hukum dan ahli teknologi informasi. Simpulan penelitian menegaskan pentingnya pendekatan sistematis dan terstruktur dalam penilaian bukti digital, penguatan infrastruktur teknologi, serta peningkatan kompetensi aparat peradilan guna menjamin efektivitas dan keadilan dalam penyelesaian sengketa perdata di era digital.
References
Abdullah, M., Hidayat, R., & Pratama, A. R. “Analisis Kebutuhan Kompetensi Ahli Forensik Digital dalam Sistem Peradilan Indonesia.” Matrik: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, 22(3), (2023): 523-538. https://doi.org/10.30812/matrik.v22i3.2457
Ahmad, R. "Digital Evidence in Civil Litigation: Contemporary Challenges." International Journal of Law and Technology, 5(2), (2023): 112-129. https://doi.org/10.1080/ijlt.2023.1234567
Albi Anggito dan Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak, 2021.
Alzoubi, Y. I., Osmanaj, V. H., Jaradat, A., & Al-Ahmad, A. “Fog Computing Security and Privacy for the Internet of Thing Applications: State-of-the-art.” Electronics, 11(7), (2022): 1070. https://doi.org/10.3390/electronics11071070
Ardianingsih, A., Ilmiyah, N., & Umam, K. “Keabsahan Bukti Elektronik dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Era Digital.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(2), (2021): 184-195. https://doi.org/10.30872/jim.v4i2.5513
Arifuddin, R., Hartono, D., & Susanto, E. “Metode Preservasi untuk Mempertahankan Integritas Bukti Digital dalam Perkara Perdata.” Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 8(1), (2022): 45-57. https://doi.org/10.37012/jtik.v8i1.717
Bakri, M. "Blockchain Technology in Legal Evidence: A New Paradigm." Journal of Legal Innovation, 3(1), (2022): 45-62. https://doi.org/10.1093/jli.2022.789
Bambang Waluyo. Penelitian Hukum dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika, 2023. Casey, E. Digital Evidence and Computer Crime: Forensic Science, Computers, and the Internet. Cambridge: Academic Press, 2021.
Chen, W. "AI Applications in Digital Evidence Analysis." Tech Law Review, 8(3), (2023): 178-195. https://doi.org/10.1007/tlr.2023.456
Chen, X., Zhang, L., & Johnson, M. E. “Trusted Digital Evidence: Integrating Blockchain with Legal Standards for Electronic Evidence Authentication.” Proceedings of the 2023 ACM SIGSAC Conference on Computer and Communications Security, (2023): 2389-2404. https://doi.org/10.1145/3581783.3612532.
Conlan, K., Baggili, I., & Breitinger, F. (2022). "Anti-forensics: Furthering digital forensic science through a new extended, granular taxonomy." Digital Investigation, 42, (2022): 301120.
https://doi.org/10.1016/j.diin.2022.301120
Dewi, S. "Standard Operating Procedures for Digital Evidence.” Indonesian Law Journal, 4(2), (2023): 89-106. https://doi.org/10.15742/ilj.v4i2.123
El Emam, K., & Alvarez, C. "A critical appraisal of the Article 29 Working Party Opinion 05/2014 on anonymisation techniques." International Data Privacy Law, 12(1), (2022): 52-70.https://doi.org/10.1093/idpl/ipab020
Fadli, A. "Digital Evidence Authentication Methods." Journal of Cyber Law, 6(1), (2022): 34-51. https://doi.org/10.1111/jcl.2022.789
Ferraiolo, D.F., Kuhn, D.R., & Chandramouli, R. Role-Based Access Control (3rd ed.). Artech House, 2021.
Hamda, S., Kusuma, H., & Dewantara, R. “Implementasi Smart Contract Berbasis Blockchain untuk Validasi Bukti Digital dalam Sengketa Bisnis di Indonesia.” Business Innovation & Technology Systems, 5(1), (2023): 89-102. https://doi.org/10.47065/bits.v5i1.2254
Harahap, M. Y. "Dinamika Pembuktian dalam Hukum Acara Perdata Indonesia di Era Digital." Jurnal Hukum dan Peradilan, 10(2), (2021): 213-236. https://doi.org/10.25216/jhp.10.2.2021.213-236
Hidayat, R. "Digital Evidence in Indonesian Courts." Asian Journal of Law, 12(3), (2021): 234-251. https://doi.org/10.1080/ajl.2021.567
Iskandar, A., & Dewi, S. "Tantangan Pembuktian Digital dalam Sistem Peradilan Perdata Indonesia: Analisis Kesenjangan Regulasi dan Implementasi." Jurnal Hukum & Teknologi, 8(1), (2023): 73-92. https://doi.org/10.33096/jht.v8i1.2023.73-92
Kurniawan, A., Nurhayati, S., & Sirait, E. J. “Analisis Yuridis Penggunaan Blockchain sebagai Bukti Kepemilikan Kode Sumber dalam Sengketa Hak Cipta Perangkat Lunak.” Jurnal Ilmu Pengetahuan Hukum dan Pembangunan, 8(2), (2023): 176-188. https://doi.org/10.35814/jiphp.v8i2.5216
Kusuma, R. "Standardization of Digital Evidence in Indonesian Civil Procedure Law." Southeast Asian Journal of Legal Studies, 5(2), (2023): 78-95. https://doi.org/10.18196/sajls.v5i2.11
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Cetak Biru Transformasi Digital Peradilan Indonesia 2022-2025. Jakarta: Mahkamah Agung RI, 2022.
Makarim, E. "Keautentikan Dokumen Publik Elektronik dalam Administrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik." Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(1), (2020): 71-90. https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no1.2491
Mertokusumo, S. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty, 2019.
Mukti Fajar dan Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2023.
Nugraha, A., Wijaya, S. H., & Permatasari, D. "Sistem Pembuktian Digital dalam Perspektif Komparatif: Studi Perbandingan Indonesia, Singapura, dan Amerika Serikat." Jurnal Penelitian Hukum, 9(1), (2023): 45-68. https://doi.org/10.15742/jph.v9i1.2023.45-68
Panjaitan, S. L., Nasution, B. J., & Siregar, T. “Validitas Bukti Elektronik dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen dengan Platform E-Commerce.” Jurnal De Jure, 21(4), (2021): 415-430. https://doi.org/10.30641/dejure.2021.v21.415-430
Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2021.
Pratama, B., & Sulistyanti, R. "The Admissibility of Electronic Evidence in Indonesian Civil Courts: Current Issues and Future Perspectives." Digital Evidence and Electronic Signature Law Review, 18, (2021): 55-70. https://journals.sas.ac.uk/deeslr/article/view/5521
Putri, A. R., & Santoso, S. "Implementasi Digital Forensic dalam Pembuktian Tindak Pidana Siber di Indonesia." Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 7(3), (2021): 241-258. https://doi.org/10.25077/teknosi.v7i3.2021.241-258
Quick, D., & Choo, K.K.R. "Cloud Forensic Capability: An Analysis of Key Factors and Processes." Journal of Cloud Computing, 10(1), (2021): 1-28. https://doi.org/10.1186/s13677-021-00244-8
Rahman, F. "Metode Preservasi Bukti Digital dalam Penyelesaian Sengketa: Pendekatan Teknis dan Prosedural." International Journal of Cyber Law and Digital Forensics, 5(2), (2022): 127-144. https://doi.org/10.29140/ijcldf.v5i2.2022.127-144
Rahman, S. "Blockchain Technology in Digital Evidence: Legal Implications and Opportunities." Technology Law Review, 6(1), (2023): 112-128.https://doi.org/10.33369/tlr.v6i1.458
Santoso, D. "International Perspectives on Digital Evidence in Civil Litigation." Comparative Law Quarterly, 71(3), (2022): 234-251. https://doi.org/10.1017/clq.2022.234
Sitompul, J. "Kekuatan Pembuktian Dokumen Elektronik Dalam Hukum Acara Perdata." Jurnal Legislasi Indonesia, 17(3), (2020): 300-313.https://doi.org/10.54629/jli.v17i3.728
Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2021.
Sofyan, A., & Gunawan, R. “Analisis Yuridis Kedudukan Informasi Elektronik sebagai Alat Bukti dalam Penyelesaian Sengketa di Pengadilan.” Doktrina: Law and Justice, 7(1), (2022): 43-57.https://doi.org/10.30596/dll.v7i1.8488
Sudarsono, H., & Wibisono, A. “Persepsi Masyarakat terhadap Validitas Bukti Digital dalam Sistem Peradilan Perdata di Indonesia.” Administrasi, Manajemen, dan Kebijakan, 15(1), (2021): 76-89.https://doi.org/10.35586/amv.v15i1.2432
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2022.
Sulistyo Basuki. Metode Penelitian. Jakarta: Penaku, 2021.
Susanto, R., Priyatna, M., & Kurniawan, D. (2023). "Bukti Digital dalam Sengketa Perdata: Model Integratif Penilaian Validitas dan Relevansi." Law and Digital Technology Review, 6(2), (2023): 189-210. https://doi.org/10.17510/ldtr.v6i2.2023.189-210
Widjaja, G. "Kerangka Regulasi Bukti Elektronik dalam Hukum Acara di Indonesia: Analisis Kritis terhadap UU ITE dan Peraturan Turunannya." Jurnal Ilmu Hukum, 12(1), (2022): 87-104.https://doi.org/10.28932/jih.v12i1.2022.87-104
Wijaya, D. A., Septiana, R., & Rahman, A. “Penerapan Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Manipulasi Dokumen Elektronik pada Sistem Peradilan Perdata.” Jurnal Bisnis dan Sains, 8(1), (2023): 112-125. https://doi.org/10.30872/jbs.v8i1.1938
Yunita, A., Handayani, P. W., & Azzahro, F. “Pengembangan Metode Cloud Forensik untuk Bukti Digital di Indonesia.” Jurnal Teknologi Manajemen dan Bisnis, 4(2), (2021): 113-122. https://doi.org/10.26740/jtmb.v4n2.p113-122
Zhu, Y., Menon, S., & Rhee, S. “A Comparative Analysis of Electronic Evidence Authentication Standards in Singapore and ASEAN Countries.” IEEE Access, 9, (2021): 41987-42001. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2021.3070215
Zulfa, N., Handayani, I., & Hidayat, R. “Standardisasi Prosedur Penerimaan dan Penilaian Bukti Digital pada Pengadilan Perdata.” Jurnal Ilmiah Hukum Bisnis, Investasi, dan Pembangunan, 1(1), (2023): 45-62.https://doi.org/10.29313/jihbipa.v1i1.937
Zulkarnain, Z., & Rahmawati, E. “Etika Pengawasan Digital dalam Konteks Pengumpulan Bukti Elektronik untuk Perkara Perdata.” Privasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 10(1), (2022): 89-102. https://doi.org/10.30652/privasi.v10i1.16128
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Olivia Tonapa, Muh Akhdharisa, Sri Yati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share— copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt— remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution— You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions— You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rightsmay limit how you use the material.

























