Perbedaan Pengaruh Heel Raises Exercise dan Seated Exercise terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Lansia
DOI:
https://doi.org/10.38035/jim.v4i3.1160Keywords:
Keseimbangan Dinamis, Heel Raises Exercise, Seated ExerciseAbstract
Peningkatan usia harapan hidup meningkat seiring berkembangnya bidang kesehatan di Indonesia yang berpengaruh terhadap kesejahteraan lansia dimana salah satu indikasi seorang lansia sehat adalah lansia yang mampu mempertahankan kemandirian, dalam proses menua lansia akan mengalami kemunduran fisik dan penurunan fungsi tubuh, salah satu yang berhubungan erat dengan kualitas kemandirian yaitu kemampuan mempertahankan keseimbangan dinamis agar mengurangi risikon jatuh. Jumlah lansia di dunia diperkirakan mencapai 1,2 milyar pada tahun 2025, sedangkan di kawasan Asia Tenggara sebesar 142 juta jiwa. Prediksi data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan presentase lansia di Indonesia sebesar 33,69 juta jiwa, dan termasuk Provinsi dengan presentase lebih dari 10 persen tahun 2021 berada di Yogyakarta (15,52%), Pravalensi jatuh akibat gangguan keseimbangan menurut WHO (2020) secara global diperkirakan hampir 684.000 jiwa setiap tahunnya, di Indonesia sendiri menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (2020) di Indonesia berdasarkan data survei Indonesian Family Life Survey menunjukkan lansia berusia ?65 sekitar 30% dan angka kejadian jatuh pada usia ?80 tahun sekitar 50%. Keseimbangan dinamis yang baik akan membantu kemandirian lansia dalam menjalankan Activity of Daily Living, menurut gagasan American College of Sport Medicine, keseimbangan lansia dapat ditingkatkan dengan latihan kekuatan otot. Melihat data kejadian jatuh diatas menunjukkan pentingnya latihan keseimbangan lansia sebagai upaya mengurangi risiko jatuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian Heel Raises Excercise Dan Seated Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Lansia di Panti Jompo Budhi Dharma dan Panti Jompo Wreda Hanna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy experimental pre dan post test two group design. Latihan diberikan selama 2 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Alat ukur yang digunakan yakni Time Up and Go Test (TUGT). Terdapat peningkatan keseimbangan dinamis lansia setelah diberikan Heel Raises Excercise dan Seated Exercise yang artinya ada pengaruh dari kedua latihan terhadap keseimbangan dinamis lansia meski tidak ada perbedaan yang signifikan. Heel Raises Excercise dan Seated Exercise efektif meningkatkan keseimbangan dinamis dan dapat menjadi program latihan untuk mencegah gangguan keseimbangan dinamis serta mengurangi risiko jatuh pada lansia.
References
Aktifah, N. (2021). The Effect of Strengthening Ball Roll Exercise and Strengthening Heel Raises Exercise On Static Balance In Children With Flat Foot In Sragi Subdistrict. Gaster, 19(2), 125. https://doi.org/10.30787/gaster.v19i2.571
Annisa, L., Pramantara, I. D. P., Arianti, A., & Rahmawati, F. (2019). Hubungan Penggunaan Obat Psikoaktif dengan Risiko Jatuh pada Pasien Geriatri di Klinik Penyakit Dalam Rumah Sakit di Madiun. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 8(3). https://doi.org/10.15416/ijcp.2019.8.3.217
Beno, J., Silen, A. ., & Yanti, M. (2022). No ????????????????????? ?????????????????Title. In Braz Dent J. (Vol. 33, Issue 1).
Costa, J. N. A., Ribeiro, A. L. A., Ribeiro, D. B. G., Neri, S. G. R., Barbosa, D. F., Avelar, B. P., & Safons, M. P. (2022). Balance Exercise Circuit for fall prevention in older adults: a randomized controlled crossover trial. Journal of Frailty, Sarcopenia and Falls, 07(02), 60–71. https://doi.org/10.22540/jfsf-07-060
De?er, T. B., Saraç, Z. F., Sava?, E. S., & Akçiçek, S. F. (2019). The relationship of balance disorders with falling, the effect of health problems, and social life on postural balance in the elderly living in a district in Turkey. Geriatrics (Switzerland), 4(2). https://doi.org/10.3390/geriatrics4020037
Di Lorito, C., Long, A., Byrne, A., Harwood, R. H., Gladman, J. R. F., Schneider, S., Logan, P., Bosco, A., & van der Wardt, V. (2021). Exercise interventions for older adults: A systematic review of meta-analyses. Journal of Sport and Health Science, 10(1), 29–47. https://doi.org/10.1016/j.jshs.2020.06.003
Dunggio ASP. (2022). Efektivitas Square Stepping Exercise Dan Balance Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Pada Lansia Narrative Review. 3–14.
Eibling, D. (2018). Balance Disorders in Older Adults. Clinics in Geriatric Medicine, 34(2), 175–181. https://doi.org/10.1016/j.cger.2018.01.002
Faizah, I., & Sari, R. Y. (2020). Ergo care heel raise exercise berpengaruh terhadap keseimbangan lansia. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10(3), 407–416.
Fauzi, A. (2014). Upaya Sekolah dalam Membangun Suasana Religius?: Studi Deskriptif di SMA Pasundan 2 Bandung.
Fikriyah, I. N., Naufal, A. F., & Wijianto, W. (2021). Hubungan Keseimbangan Dinamis dengan Activity of Daily Living pada Lansia Muda. FISIO MU: Physiotherapy Evidences, 2(2), 59–64. https://doi.org/10.23917/fisiomu.v2i2.10060
Hakim, L. N. (2020). Batasan Usia Dan Kesejahteraan Lansia. Info Singkat Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, XII, 19. https://covid19.go.id/peta-sebaran
Hendrawati. (2017). No ????????????????????? ?????????????????Title. Jurnal Akuntansi, 11.
Ismail, N. A. I. P. (2016). Pengaruh Pemberian Latihan Kontraksi Isometrik Volunter Dengan Atau Tanpa Electrical Muscle Stimulation Pada Kekuatan Kontraksi Otot Lengan Bawah. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 9–34.
Jung, K. S., Jung, J. H., In, T. S., & Cho, H. Y. (2020). Effectiveness of heel-raise-lower exercise after transcutaneous electrical nerve stimulation in patients with stroke: A randomized controlled study. Journal of Clinical Medicine, 9(11), 1–8. https://doi.org/10.3390/jcm9113532
Kadar, H., Serum, K., Fisioterapi, K., Pasien, P., Iskemik, S., Of, R., Calcium, S., With, L., Success, P., Ischemic, I. N., Patients, S., Magister, P., Biomedik, I., Pascasarjana, S., & Hasanuddin, U. (2020). Yulianti ely p062181028.
Kajian, J., & Multidisipliner, I. (2024). PREVALENSI RESIKO DAN KEJADIAN JATUH PADA PASIEN LANSIA DI PELAYANAN KESEHATAN?: ANALISIS BERDASARKAN USIA , PENYAKIT , JENIS KELAMIN WAKTU DAN. 8(11), 17–27.
Klempel, N., Blackburn, N. E., McMullan, I. L., Wilson, J. J., Smith, L., Cunningham, C., O’sullivan, R., Caserotti, P., & Tully, M. A. (2021). The effect of chair?based exercise on physical function in older adults: A systematic review and meta?analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(4), 1–17. https://doi.org/10.3390/ijerph18041902
Komunitas, I., Aktivitas, M., Covid-, M. P., Putri, W. E., & Farid, R. (2019). Machine Translated by Google Efektivitas Latihan Angkat Tumit Turun dan Latihan Berjalan Tugas Ganda terhadap Pasien Stroke Defisit Neurologis Iskemik Reversibel ( RIND ) untuk meningkatkan?: Studi Kasus Machine Translated by Google. 957–966.
M, M. (2017). Kontraksi Otot Skelet. Jurnal MensSana, 2(2), 69. https://doi.org/10.24036/jm.v2i2.25
Mackie, P., & Eng, J. J. (2023). The influence of seated exercises on balance, mobility, and cardiometabolic health outcomes in individuals living with a stroke: A systematic review and meta-analysis. Clinical Rehabilitation, 37(7), 927–941. https://doi.org/10.1177/02692155221150002
Mahmuda, U., & Jalal, M. (2022). Dukungan Sosial Dalam Menumbuhkan Kebermaknaan Hidup Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 – Jakarta Selatan. Jurnal Penyuluhan Agama (JPA), 8(2), 103–117. https://doi.org/10.15408/jpa.v8i2.24384
Meisatama, H., & I Made, A. S. (2022). Efektivitas Intervensi Heel Raises Exercise dan Towel Curl Exercise terhadap Score Stork Stand Test pada Kasus Flat Foot di PB Metla Raya. Prosiding Seminar Nasional Universitas Respati Yogyakarta, 4(1), 166–170.
Muladi, A. (2022). Pengaruh Balance Exercise Terhadap Tingkat Keseimbangan Postural Dalam Menurunkan Resiko Jatuh Pada Lansia. Intan Husada?: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(02), 145–154. https://doi.org/10.52236/ih.v10i2.248
Nadia, H., Nadhir, S., Norlinta, O., & Fatmawati, V. (2024). Efektivitas chair based exercise terhadap fleksibilitas trunk lansia The effectiveness of chair-based exercise on elderly ’ s trunk flexibility. 2(September), 513–517.
Naserpour, N., Piri, H., & Sheikhhoseini, R. (2024). Comparing the Effectiveness of Aerobic and Core Stability Exercises on Balance in Older Adult Men. Journal of Modern Rehabilitation, 18(3), 327–337. https://doi.org/10.18502/jmr.v18i3.16419
Novianti, I. G. A. S. W. N., & Naufal, J. (2023). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Risiko Jatuh pada Lansia di Banjar Paang Tebel Peguyangan Kaja. Indonesian Journal of Physiotherapy Research and Education, 4(2), 41–46. https://journal.aptifi.org/index.php/ijopre/article/view/92%0Ahttps://journal.aptifi.org/index.php/ijopre/article/download/92/61
Ortega-Bastidas, P., Gómez, B., Aqueveque, P., Luarte-Martínez, S., & Cano-de-la-Cuerda, R. (2023). Instrumented Timed Up and Go Test (iTUG)—More Than Assessing Time to Predict Falls: A Systematic Review. Sensors, 23(7), 1–31. https://doi.org/10.3390/s23073426
Parmadi, D. (2019). Perbedaan Pengaruh Pemberian Latihan Wobble Board Dan Latihan Core Stability Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Lansia Di Mejing Wetan. 5–7. http://lib.unisayogya.ac.id/
Pokhrel, S. (2024). No Title?????. ????, 15(1), 37–48.
Putri, E. M., & Daba, M. (2024). Pengaruh Core Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Dinamis Pada Lansia. Medika Respati?: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 18(4), 243. https://doi.org/10.35842/mr.v18i4.963
Putri, W. E., & Farid, R. (2021). Effectiveness Heel-Raise-Lower Exercise and Dual Task Gait Training against a patientReversible Ischemic Neurologic Deficit Stroke (RIND) to improve: A Case Study. Academic Physiotherapy Conference Proceeding, 957–966. https://proceedings.ums.ac.id/index.php/apc/article/view/260
Qonita, D. (2020). Perbandingan Risiko Jatuh antara Lansia yang Tinggal di Rumah dan Lansia yang Tinggal di Panti Werdha di Kota Makassar. 2–3.
Ramdhetya, J. N. (2023). Efektivitas Step Marching Exercise Dalam Mengurangi Resiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Fisioterapi Terapan Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.7454/jfti.v2i2.1090
Ratnawati, D., Wahyudi, C. T., & Zetira, G. (2019). Dukungan Keluarga Berpengaruh Kualitas Hidup Pada Lansia dengan Diagnosa Diabetes Melitus. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(02), 585–593. https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i02.229
Rohima, V., Rusdi, I., & Karota, E. (2020). Faktor Resiko Jatuh pada Lansia di Unit Pelayanan Primer Puskesmas Medan Johor. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 4(2), 108. https://doi.org/10.32419/jppni.v4i2.184
Rosita, T., Hernawan, H., & Fachrezzy, F. (2019). Pengaruh Keseimbangan, Kekuatan Otot Tungkai, dan Koordinasi terhadap Ketepatan Shooting Futsal. Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 4(2), 117–126. https://doi.org/10.17509/jtikor.v4i2.18991
Salsabilla, D., Yuliadarwati, N., & Lubis, Z. (2023). Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Keseimbangan pada Lansia di Komunitas Malang. NURSING UPDATE?: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN?: 2085-5931 e-ISSN?: 2623-2871, 14, 273–282. https://doi.org/10.36089/nu.v14i1.1086
Saputri, windi asmi. (2019). Penerapan Balance Exercise Pada Lansia Dengan Gangguan Keseimbangan Tubuh Di Bpstw Abiyoso. Penerapan Balance Exercise Pada Lansia Dengan Gangguan Keseimbangan Tubuh Di Bpstw Abiyoso, 53(9), 1689–1699.
Sativani, Z., Ali, M., & Yanznur, S. W. (2024). Efektifitas Heel Raise Exercise Terhadap Keseimbangan Anak Usia 7-10 Tahun Dengan Flexible Flat Foot Akibat Kegemukan. PhysioHS, 7(1), 1–7. https://doi.org/
Shalahuddin, I., Maulana, I., Eriyani, T., & Nurrahmawati, D. (2022). Latihan Fisik Untuk Menurunkan Risiko Jatuh pada Lansia: Literatur Review. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ), 10(4), 739–754.
Siagian, H. F., Damanhuri, D., & Juwandi, R. (2022). Pengembangan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Siswa Melalui Model Pembelajaran Jurisprudensial dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 27–37.
Solihin, A. H. S., Dwi Maryani, & Biben Fikriana. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 10(2), 131–140. https://doi.org/10.33867/jka.v10i2.455
Sudrajat, A., Fedryansyah, M., & Darwis, R. S. (2023). Faktor Resiliensi Pada Janda Lansia. Share?: Social Work Journal, 13(1), 111. https://doi.org/10.24198/share.v13i1.41651
Sunantara, A. A. A. W., Mayun, I. G. N., & Suadnyana, I. A. A. (2022). Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kemampuan Fungsional Pada Lansia Di Banjar Jasan, Sebatu, Tegalalang, Gianyar. Indonesian Journal of Physiotherapy Research and Education IJOPRE, 3(1), 26–32.
Supendi, D. O., Haroen, H., & Sari, C. W. M. (2023). Balance Exercise sebagai Intervensi Efektif untuk Menurunkan Resiko Jatuh pada Lansia: A Case Report. MAHESA?: Malahayati Health Student Journal, 3(8), 2226–2240. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i8.10762
Syah, I., Purnawati, S., & Sugijanto. (2017). Efek pelatihan senam lansia dan latihan jalan tandem Sosial tresna kasih sayang ibu Batusangkar Sumatra. Sport and Fitness Journal, 5(1), 8–16. https://ojs.unud.ac.id/index.php/sport/article/view/28870
Thomas, E., Battaglia, G., Patti, A., Brusa, J., Leonardi, V., Palma, A., & Bellafiore, M. (2019). Physical activity programs for balance and fall prevention in elderly. Medicine (United States), 98(27), 1–9. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000016218
Wulandari, S. R., Winarsih, W., & Istichomah, I. (2023). Peningkatan Derajat Kesehatan Lansia Melalui Penyuluhan Dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Di Dusun Mrisi Yogyakarta. Pengabdian Masyarakat Cendekia (PMC), 2(2), 58–61. https://doi.org/10.55426/pmc.v2i2.258
Yundarwati, S., & Soemardiawan. (2019). Pengaruh Latihan Core Stability Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Tubuh Pada Pemain PS. UNDIK Mataram Tahun 2019. Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala, 7–15.
Zahedian-Nasab, N., Jaberi, A., Shirazi, F., & Kavousipor, S. (2021). Effect of virtual reality exercises on balance and fall in elderly people with fall risk: a randomized controlled trial. BMC Geriatrics, 21(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12877-021-02462-w
Zhu, H., Chen, J., Liu, K., Gao, L., Wu, H., Ma, L., Zhou, J., Liu, Z., & Han, J. D. J. (2023). Human PBMC scRNA-seq-based aging clocks reveal ribosome to inflammation balance as a single-cell aging hallmark and super longevity. Science Advances, 9(26), 1–13. https://doi.org/10.1126/sciadv.abq7599
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alfia Syafa’atul Sholikah, Lailatuz Zaidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share— copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt— remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution— You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions— You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rightsmay limit how you use the material.