Program Kemitraan Masyarakat (PKM) : Bahaya Narkoba dan Tawuran di SMK Jaya Krama Beringin Yayasan Pendidikan Hajjah Kasih Indonesia

Authors

  • Rudi Salam Sinaga Universitas Medan Area, Medan, Indonesia
  • Minda Muliana Sebayang Universitas Medan Area, Medan, Indonesia
  • Riza Fanny Meutia Universitas Medan Area, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jpmpt.v4i2.1847

Keywords:

Narkoba, Tawuran, Sekolah Menengah Kejuruan, Pengabdian Kepada Masyarakat

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh dosen Universitas Medan Area sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan tema “Bahaya Narkoba dan Tawuran”. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa dan guru mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan tindakan tawuran yang marak terjadi di kalangan pelajar. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Hajjah Kasih Indonesia, khususnya di SMK Swasta Jaya Krama Beringin yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Mitra PKM menghadapi permasalahan serius berupa tingginya angka penyalahgunaan narkoba dan tawuran antar pelajar yang sering terjadi di Kabupaten Deli Serdang. Fenomena tersebut telah berdampak negatif terhadap prestasi belajar siswa, moralitas, serta kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah. Selain menyebabkan kerugian fisik dan psikologis, situasi ini juga mengganggu proses belajar mengajar dan menimbulkan rasa khawatir di kalangan guru serta pihak sekolah. Permasalahan ini diperparah dengan kurangnya edukasi yang tepat dan minimnya pendekatan preventif yang menyentuh kebutuhan siswa secara psikologis dan sosial. Solusi yang ditawarkan tim PKM adalah dengan melakukan sosialisasi terpadu yang memberikan informasi tentang bahaya narkoba dan tawuran dan mengajak peserta untuk menggali potensi diri dengan pola pikir yang sehat serta bertanggung jawab. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman, serta mendorong siswa untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif di sekolah maupun lingkungan sosialnya. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan observasi awal ke lokasi mitra untuk mengidentifikasi permasalahan secara langsung. Selanjutnya, dilakukan kegiatan sosialisasi berbentuk diskusi interaktif antara tim PKM, siswa, dan guru, serta pemberian motivasi untuk penguatan karakter. Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam satu hari yang dirancang komunikatif dan partisipatif sehingga siswa dapat memahami materi yang disampaikan dengan baik dan terlibat aktif dalam diskusi. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa/siswi serta guru mengenai bahaya narkoba dan tawuran. PKM menghasilkan luaran berupa publikasi di media massa online, video Youtube dan artikel di jurnal bereputasi sebagai bentuk diseminasi hasil kegiatan kepada masyarakat.

References

Badan Narkotika Nasional. (2022). Laporan Tahunan BNN Tahun 2022. Jakarta. BNN Republik Indonesia

Dahlan, D. (2017). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung.

Nurrahma, R., & Rahmawati, I. (2020). PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN BAHASA. Jurnal Sosial Dan Humaniora.

Rachmawati, D., & Fatoni, I. (2021). Peran Pendidikan Karakter dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja. Jurnal Konseling Religi, 12(2), 89–101. https://doi.org/10.21043/jkr.v12i2.12479

Santrock, J.W. (2021). Adolescence. 17th Edition, United States of America: Mc Graw Hill Education.

Published

2026-04-14