Pemberdayaan Pelajar Melalui Pelestarian Budaya Lokal: Implementasi Program Incoming Global Volunteer Summer Peak 2025 di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang

Authors

  • Tri Sugiarti Ramadhan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang, Malang, Indonesia
  • Rois Arifin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang, Malang, Indonesia
  • Muhammad Naghieb Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Muhammad Alamsyah Rahmatulloh Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jpmpt.v4i1.1746

Keywords:

Pemberdayaan, Pelestarian, Budaya, Volunter

Abstract

Pelaksanaan Incoming Global Volunteer Summer Peak 2025 di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran generasi muda terhadap pelestarian budaya lokal, minimnya media pembelajaran kreatif berbasis nilai budaya, serta terbatasnya ruang kolaboratif lintas budaya di sekolah-sekolah pedesaan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pelajar terhadap budaya lokal, mengembangkan keterampilan abad ke-21 melalui media budaya, dan mendorong pembentukan sumber daya berkelanjutan bagi siswa melalui kolaborasi global. Metode kegiatan meliputi seminar edukatif, pengajaran kolaboratif antara exchange participants internasional dan siswa lokal, serta penyelenggaraan Cultural Festival sebagai puncak kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa terhadap budaya lokal, tumbuhnya motivasi belajar, serta peningkatan kemampuan komunikasi lintas budaya. Program ini juga menghasilkan modul pembelajaran berbasis budaya, publikasi kegiatan, dan jejaring kerja sama antara AIESEC Universitas Brawijaya dengan lembaga pendidikan mitra. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan kapasitas pelajar di bidang pendidikan budaya dan kerja sama internasional, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis budaya untuk wilayah pedesaan lainnya.

References

Alqarni, A. M. (2022). Hofstede’s Cultural Dimensions in Relation to Learning Behaviours and Learning Styles. Journal of Language and Linguistic Studies, 18, 721–739.

Alsaleh, A. (2024). The Impact of Technological Advancement on Culture and Society. Scientific Reports, 14, Article 32140. https://doi.org/10.1038/s41598-024-83995-z

Diningrat, A. S., Astuti, L. P., & Santoso, B. (2023). Peran strategis pengabdian kepada masyarakat oleh perguruan tinggi dalam transformasi mutu pendidikan di daerah tertinggal. Jurnal Riset Ilmu Pengabdian dan Pendidikan, 2(2), 1–16.

Hidayati, A., Setiawati, S., & Sunarti, V. (2018). Gambaran Strategi Pembelajaran Partisipatif pada Program Paket B di PKBM Tanjung Sari Kota Sawahlunto. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6(1).

Kelompok Informasi Masyarakat Desa Ngijo. (2024). Profil Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Lestari, N. D., & Wulansari, D. (2021). Ketimpangan distribusi guru di Indonesia: Tantangan pemerataan mutu pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 145–156.

PPAI Darun Najah. (2024). Tentang PPAI Darun Najah Salaf.

Published

2026-01-12